Lubukbasung,kaba12 — Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Agam gelar apel pengawasan Pemilu 2024 di lapangan depan kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Minggu, (11/2).
Apel pengawasan pemilu yang dipimpin Ketua Bawaslu Agam Suhendra, dihadiri Bupati Agam Dr. Andriwrman, Kajari Agam Burhan,SH,MH, Kapolres Agam, Dandim 0304/Agam, dan unsur Forkopim Agam lainnya bersama Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM, Kepala Badan Kesbangpol Agam Bambang Warsito bersama seluruh unsur pelaksana pengawasan pemilu di kabupaten Agam.
Apel pengawasan pemilu yang digelar dalam upacara khusus itu, dilaksanakan serentak secara nasional dalam upaya pengawasan tahapan pemilu, masa tenang pasca kampanye yang akan berlanjut dengan kegiatan patroli pengawasan bersama seluruh stake holder Pemilu 2024 di Kabupaten Agam.

Dalam amanat tertulis Ketua Bawaslu RI, dibacakan Suhendra, Ketua Bawaslu Agam selaku inspektur upacara memberi penekanan beberapa poin penting pengawasan yang harus dilakukan jajaran Bawaslu bersama seluruh unsur untuk menciptakan suasana aman, damai dan kondusif.
Disebutkan Ketua Bawaslu RI, kesiapsiagaan pengawasan harus secara maksimal dilakukan jajaran Bawaslu bersama elemen terkait terutama dimasa tenang pemilu, khususnya potensi kerawanan yang bisa terjadi, terutama masih ada peserta pemilu dan pendukung yang melakukan kegiatan kampanye, alat peraga kampanye masih terpasang dan harus dilakukan penertiban.

Kemudian, masih ada kontens kampanye di media sosial, iklan kampanye di media massa yang dimasa tenang sudah harus dihilangkan, termasuk pengawasan kegiatan survei dan jajak pendapat yang berpotensi melakukan tindak pidana.
Poin lain, yang menjadi catatan penting Bawaslu adalah potensi potensi uang melalui pembagian sembako, bantuan sosial, uang tranportasi, menjanjikan atau memberikan imbalan pada pemilih serta kerawanan terhadap pemilih pemula, “ hal ini harus menjadi perhatian dan pengawasan penting di masa tenang menjelang pemungutan suara, Rabu,14 Februari, “ sebut ketua Bawaslu.
Terkait dengan potensi kerawanan itu, Bawaslu Agam sudah memetakan TPS-TPS yang dianggap rawan dengan 7 variabel yang akan dipantau khusus termasuk aktivitas lain di lapangan, “ kami himbau masyarakat untuk memberi dukungan pada Bawaslu Agam untuk ikut memantau beragam aktivitas yang merugikan masyarakat dan melanggar ketentuan yang ada, “sebut Suhendra.

Apel patroli pengawasan Pemilu 2024, juga mendengarkan sambutan bupati Agam yang menyarikan beberapa poin penting terkait pemilu yang akan dilanjutkan patroli bersama Minggu, (11/2) malam di wilayah Kota Lubukbasung yang dipandu Bawaslu Agam.
(HARMEN)