Kaba Terkini

Batang Manggoe Malalak Mengamuk, Jembatan Putus, 60 KK Mengungsi

Malalak, kaba12 — Dampak bencana akibat curah hujan tinggi semakin meningkat di Kabupaten Agam. Sepanjang Rabu, (26/11) di beberapa wilayah jumlah kejadian semakin bertambah, terutama banjir bandang dan tanah longsor. Informasi yang diperoleh kaba12, kejadian terparah terutama di Malalak, Balingka, IV Koto dan Bukik Batabuah.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Jafrizal, tokoh masyarakat Malalak, Rabu, (26/11) sore, akibat curah hujan tinggi yang tak kunjung berhenti sejak Minggu lalu, menyebabkan banyak terjadi titik longsor di sepanjang ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka, termasuk di berbagai titik rawan lain. Bahkan, Rabu siang, aliran sungai Batang Mangoe mengamuk yang memicu banjir bandang dengan debit air yang sangat besar.

Luapan aliran sungai Batang Mangoe menimbulkan kengerian luar biasa bagi warga, pasalnya air bah yang meluap melebar ke areal pertanian penduduk, bahkan jembatan utama penghubung antara Nagari Malalak Selatan dengan Malalak Barat di Jorong Sini Air, putus diterjang banjir bandang.

Bahkan, dampak banjir bandang juga mengancam setidak 60 kepala keluarga yang bermukim di sepanjang aliran sungai tersebut, sehingga warga terpaksa memilih mengungsi ke lokasi lebih aman yang berada di ketinggian lokasi aliran sungai yang mengamuk tersebut.

“Saat ini, warga Sini Air yang berada di seberang jembatan yang putus tersebut terisolasi, karena tidak ada akses jalan atau jembatan lain yang bisa dilewati untuk bisa keluar dari wilayah tersebut, “ulasnya.

Kondisi itu sudah dilaporkan warga para pihak terkait, namun proses penanganan masih belum diperoleh warga, karena curah hujan masih tinggi, bahkan luapan air sungai Batang Mangoe justru semakin membesar. Sementara, komunikasi warga dengan pihak luar sangat sulit, karena aliran listrik sejak 3 hari terakhir terputus, sehingga perangkat ponsel warga kehabisan baterai.

(HARMEN)

0Shares
Batang Manggoe Malalak Mengamuk, Jembatan Putus, 60 KK Mengungsi
To Top