Tiku, kaba12 — Ribuan warga Tiku V Jorong,Kecamatan Tanjung Mutiara, khususnya di Labuhan dan Gadih Angik yang terjebak banjir besar masih menunggu dievakuasi oleh tim gabungan penanggulangan bencana. Tim gabungan yang dimotori TNI AL, terutama Kodaeral 2 Padang bersama personil Pos TNI AL Tiku, PMI, Basarnas sempat kewalahan karena banyaknya warga yang harus dievakuasi. Pasalnya,selain dukungan personil, sarana pendukung operasi masih minim.
Untuk merespon hal itu, Sabtu, (29/11) personil tambahan dari pasukan Marinir dari Kodaeral-2 Padang sudah sampai di Manggopoh, sebanyak 18 org personil menggunakan 1 unit truk pasukan, 1 set perahu karet,yang siap mendukung operasi penanganan dampak bencana bersama tim sebelumnya.

Bahkan, untuk mempercepat proses evakuasi, selain mengarungi kawasan terdampak banjir, sebagian warga yang terjebak banjir besar sejak Selasa kemarin, juga dievakuasi melalui jalur laut, terutama dari Labuhan, menggunakan perahu nelayan menuju Muaro Putuih dan Tiku.
Saat ini, tim penanganan dampak bencana banjir yang berasal dari unsur TNI AL diturunkan sesuai perintah Komandan Kodaeral-2 Padang Laksda Sarimpunan Tanjung, dibawah kendali Asops Kodaeral-2 Padang Kolonel Laut (P) Cahyo Pamungkas, dengan Komandan Peleton dari Batalyon Marinir Kodaeral-2 Padang Lettu Marinir Gofar, berkoordinasi dengan Komandan Pos TNI AL Tiku, Lettu Laut (PM) Burhani Zulfa Dt. Rajo Dihilie, bergabung bersama Basarnas, PMI dan BPBD Agam didukung warga dan pemerintah nagari Tiku V Jorong dan pemerintah kecamatan Tanjung Mutiara
Bahkan, tambahan pasukan sebanyak 18 orang tim Marinir sudah bergerak di lokasi terdampak banjir besar di Tiku V Jorong termasuk dukungan personil Batalyon TP 897/Singgalang sebanyak 30 orang bersama warga setempat.
Seperti disebutkan Lettu.Laut(PM)Burhani Zulfa, Dan Pos TNI AL Tiku, dukungan tambahan personil baru baik dari Marinir Kodaeral 2 Padang maupun personil Batalyon TP 897/Singgalang, ditambah pasokan sarana tambahan akan semakin memaksimal proses evakuasi dan pasokan bantuan untuk warga terdampak yang masih bertahan di Labuhan dan Gadih Angik , Tiku V Jorong.
Diyakinkan, pihaknya bersama personil gabungan penanganan dampak bencana banjir besar yang melanda wilayah Nagari Tiku V Jorong akan semakin optimal dilakukan, karena saat ini, warga masih banyak yang harus dievakuasi, sementara, debit air masih terus meningkat.
Bahkan, untuk mempercepat proses evakuasi, dukungan para nelayan menggunakan sampan dan payang, membantu proses evakuasi warga melalui jalur laut ke wilayah Tiku dan Muaro Putuih, “mudah-mudahan proses penanganan akan bisa lebih maksimal,mengingat warga sudah semakin resah. Kita berupaya maksimal mengevakuasi dan mendistribusikan bantuan logistic untuk warga terdampak, “tegas Burhani Zulfa.
Proses evakuasi yang sudah dlakukan sejak Rabu lalu oleh tim gabungan TNI AL, bersama PMI, Basarnas,BPBD dan masyarakat setempat, didukung pemerintah nagari dan kecamatan, masih akan terus berlanjut sampai seluruh warga bisa dievakuasi, dan kondisi banjir surut.
(HARMEN)



