Lubukbasung,kaba12 — Duka betul-betul mendera Kabupaten Agam, menyusul banjir bandang yang menghantam Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Rabu sore kemarin.
Proses evakuasi warga yang terjebak dalam reruntuhan bangunan rumah mereka yang hancur diterjang banjir bandang terus berlanjut hingga Kamis ini. Bahkan, para pemuda bersama warga setempat berjibaku melakukan pertolongan sampai dukungan dari tim SAR Gabungan masuk ke lokasi kejadian Rabu malam.

Upaya pencarian korban yang terjebak material banjir bandang juga dihadapkan pada tantangan berat, selain karena lumpur yang menggenangi kawasan terdampak rata-rata setinggi 1 meter, sehingga menyulitkan petugas untuk bergerak, ditambah cuaca buruk dan aliran listrik padam.

Walau demikian, proses evakuasi yang dilakukan masyarakat terhadap warga yang terjebak, termasuk mengevakuasi korban yang sudah meninggal akibat bencana itu,sebagian sudah berhasil dilakukan Rabu sore kemarin. Namun, informasi resmi terkait dengan jumlah korban dan data para korban masih belum dirilis secara resmi oleh pihak terkait.

Sementara, informasi dari Hasbi, Walijorong Toboh, Nagari Malalak Timur, yang sempat menyampaikan informasi dan data awal di media sosial, menjelaskan secara ringkas kondisi terkini di Jorong Toboh, terutama penanganan dan evakuasi korban yang dilakukan bersama para pemuda dan warga setempat, Rabu malam.
Disebutkan Hasbi, saat ini tercatat sebanyak 14 warga Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur yang masih belum ditemukan karena diduga terjebak material banjir bandang, “proses pencarian masih dilakukan, “sebut Hasbi.

Sementara termasuk dengan jumlah dan data korban yang meninggal,Hasbi tidak menjelaskan secara rinci, karena pihaknya masih dalam proses penanganan, termasuk untuk menghormati keluarga dan perantau.
Walijorong Toboh itu, juga memohon bantuan tim SAR gabungan untuk bisa segera masuk ke lokasi bencana, dengan membantu bantuan obat-obatan, karena banyak warga yang membutuhkan di lokasi pengungsian.
Sementara, hingga Kamis pagi, belum diperoleh informasi resmi dari Pemkab.Agam, terkait jumlah korban dalam bencana banjir bandang yang menghantam Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur tersebut
(HARMEN)