Kaba Terkini
Banjir Bandang Hantam Kayu Pasak,17 Warga Meninggal Puluhan Warga Dirawat di Puskesmas
Palembayan,kaba12 — Duka melanda warga Kabupaten Agam, menyusul dampak banjir bandang yang melanda wilayah Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kamis,(27/11) sore kemarin.
Tercatat 17 warga meninggal dunia yang saat ini mayatnya sudah dikumpulkan di Nurul Hikmah Padang Koto Gadang,Salareh Aia Palembayan. Dari 17 jenazah yang baru ditemukan tim evakuasi dari berbagai unsur sejak Kamis kemarin, 10 orang diantaranya tanpa identitas,2 orang sudah dibawa keluarganya untuk dikebumikan.
Saat ini, proses identifikasi dan pemakaman jenazah para korban masih diupayakan oleh unsur terkait di Pemkab.Agam bersama jajaran Polres Agam,karena mayoritas jenazah belum diketahui identitas dan sebagian keluarga masih belum mengambil jenazah yang menjadi korban banjir bandang tersebut.
Kondisi itu dibenarkan Roza Syafridienti, Kadinas Kominfo Agam yang bisa dihubungi kaba12, karena sebelumnya para pejabat terkait tidak tersambung dalam komunikasi ponsel.
Disebutkan, menyikapi kondisi itu, pihaknya saat ini mengirim tim Diskominfo Agam ke Kayu Pasak untuk membantu proses identifikasi dan data kejadian di wilayah tersebut, pasalnya sesuai laporan sebanyak 5 mayat korban tidak diketahui identitasnya, sehingga diperlukan langkah-langkah penanganan cepat untuk prosesi pemakaman jenazah para korban.
Ditambahkan, saat ini tim Diskominfo Agam sudah bergerak ke masjid Nurul Hikmah Padang Koto Gadang, Salareh Aia Palembayan, untuk bergabung dengan tim lain , “detailnya belum kita peroleh, namun dipastikan banyak korban yang jatuh akibat bencana banjir bandang yang terjadi di Kayu Pasak, Salareh Aia, Kamis kemarin, “sebut Roza Syafridienti lagi.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, hantaman banjir bandang yang melanda Kayu Pasak, Kamis sore kemarin sangat luar biasa. Hantaman banjir besar yang membawa batu-batu besar, kayu bersama lumpur, menimbun puluhan rumah warga.
Mayoritas warga yang sedang berada dalam rumah, karena kondisi di wilayah itu hujan lebat, membuat warga tidak bisa berbuat banyak. Sehingga banyak yang mendera luka-luka, bahkan 17 orang dinyatakan meninggal. Kemungkinan,masih banyak korban yang hilang disapu banjir bandang tersebut.
HARMEN)