Lubukbasung,kaba12 — Sejak awal mendapat amanah sebagai Bupati Agam periode 2025-2030 bersama pasangannya M.Iqbal, H.Beni Warlis Dt.Tan Batuah “menghibahkan”diri untuk mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
Komitmennya untuk mengabdi sepenuh hati, dilatari berbagai hal, tidak hanya kondisi kekinian sosial politik, tapi impiannya untuk bisa membagi peran dengan berbagai elemen yang ada dalam mendorong kemajuan di berbagai aspek, termasuk dalam upaya mempersiapkan generasi masa depan terbaik, yang mampu mengusung daerah ini menjadi lebih maju, masyarakatnya sejahtera namun tetap berpijak pada kerangka Nurani Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah ( ABS-SBK ) yang menjadi pondasi dasar di Minangkabau.
Bupati Agam H.Beni Warlis, yang berlatar belakang birokrat dengan basis pendidikan pertanian, yang malang melintang dalam ragam aktivitas pemerintahan, juga dikenal sebagai seorang ustad dan penceramah agama, yang banyak mengenyam asam garam kehidupan, sehingga ritme dan tahapan perkembangan zaman pun, sudah terpahami dengan baik, tidak hanya proses, tapi juga wujud dan dampaknya untuk banyak orang.

H.Beni Warlis, sejak awal bersama tim pemikir nya sudah mengkaji berbagai hal terkait dengan kondisi kekinian di Kabupaten Agam dan meramu formala yang pas untuk bisa mendorong terbangunnya benteng-benteng kuat yang bisa menjadi landasan bagi masyarakat Kabupaten Agam dalam menjalankan aktivitas di berbagai aspek.
Berdasarkan kondisi itulah, lahir 5 program unggulan masing-masing Agam Religius, Agam Sehat, Agam Cerdas, Agam Sejahtera dan Agam Melayani, sebagai kerangka dasar dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan untuk kepentingan masyarakat luas.
Terkait dalam upaya mendorong semakin kokohnya pemahaman agama dan mental-spritual berdasarkan ABS-SBK itulah,lahir program 100 hari kerja Bupati Agam, yakni Bangkik Dari Surau.
Program bangkik dari surau yang dalam artiannya, semangat untuk selalu menggairahkan aktivitas masjid dan surau, dengan beragam kegiatan, tidak hanya keagamaan, tapi juga kegiatan sosial, kepemudaan, dan berbagai agenda pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar kawasan surau atau masjid.
Kepada kaba12, Bupati Beni Warlis menyebutkan, bangkik dari surau, merupakan filosofi harapan seluruh aktivitas masyarakat bangkit dan bergerak dari surau dan masjid. Seluruh agenda yang disusun masyarakat bersama lembaga yang ada, mesti bergerak dan bangkit dari masjid dan surau, setelah dirumuskan dan dimusyawarahkan bersama.

Bupati Agam menyebut, banyak jabaran dan program yang bisa terlaksana dengan kegiatan Bangkik Dari Surau, yang intinya bagaimana menjadikan masjid dan surau sebagai sentral seluruh aktivitas positif masyarakat yang intinya untuk mewujudkan kemajuan baik dibidang pembangunan, bidang ekonomi, sosial-budaya, bidang pendidikan, dan berbagai bidang lain, yang notabone-nya menjadi bagian dari hari-hari kebersamaan dalam bermasyarakat.
H.Beni Warlis dalam diskusinya dengan kaba12 bersama Kadinas Kominfo Agam Syatria, S,Sos,M,Si, menyebutkan banyak hal yang harus dilakukan bersama masyarakat yang terpusat di surau. Pemerintah daerah, dengan berbagai program yang ada, mendorong berbagai aktivitas itu tumbuh dan berkembang bahkan bangkit dari masjid dan surau, yang dalam artian semua hal berkaitan dengan program program strategis tersebut dibahas dan dirumuskan bersama di masjid dan surau.
“Intinya , kita berharap seluruh masyarakat menjadikan surau dan masjid sebagai sentral berbagai aktivitas, meramaikan masjid dengan berbagai kegiatan positif, tidak hanya pengajian, wirid dan program remaja masjid, tapi juga berbagai agenda penting lain, “ulasnya.(HARMEN)
Masjid dan Surau Jadi Pusat Aktivitas
Lubukbasung,kaba12 — Jabaran program Bangkik Dari Surau, yang tak hanya terkonsentrasi pada program unggulan Agam Religius, tapi akan mencakup pada progul-progul lain yang saling berkaitan, baik Agam Cerdas, Agam Sehat, Agam Melayani dan Agam Sejahtera.

Semua aspek itu, akan menjadikan menjadikan masjid sebagai sentral dan pusat aktivitas dalam meramu dan merumuskan program-program strategis yang sasarannya untuk kemajuan masyarakat.
Menurut Bupati Agam, banyak hal yang harus dipersamakan dalam upaya mendorong terealisasinya program Bangkik Dari Surau, karena dalam tradisi bahkan saat ini masih banyak daerah yang melaksanakannya, yakni menjadikan masjid dan surau sebagai pusat kegiatan.
Tidak hanya aktivitas pengajian, wirid-wirid, termasuk wirid remaja, kegiatan tahfizd Quran, kegiatan kesenian baik pelatihan tambua-tansa bagi para remaja, termasuk pelatihan beladiri silat dan pelatihan pasambahan. Dari berbagai kegiatan yang diakui semakin berkembang dampak kemajuan teknologi informasi, program Bangkik Dari Surau akan mendorong hal itu terbangun kembali, dengan sisi dan pola serta dengan strategi yang berbeda sesuai perkembangan zaman.

Program Bangkik Dari Surau, diyakini Bupati Beni Warlis akan dengan sangat cepat bisa dilaksanakan masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Agam, karena selama ini, surau dan masjid sudah menjadi pusat dari aktivitas rutin warga,hanya saja perlu pengayaan dan dukungan sarana yang lebih maksima, agar aktivitas masjid dan surau akan semakin beragam.
“Kami optimis, dengan langkah-langkah yang disiapkan,masjid dan surau akan semakin ramai dengan ragam aktivitas yang tengah dipersiapkan tim Pemkab.Agam,”ulasnya. (HARMEN)
Dorong Remaja Mesjid, Semarakkan Surau Dengan Beragam Kegiatan
Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis bersama Kadinas.Kominfo Agam Syatria,S,Sos,MSi, berharap dalam bulan Juli mendatang, sudah terealisasi berbagai agenda besar daerah untuk masa depan yang lebih baik, dengan mulai terlaksananya berbagai program unggulan, termasuk Bangkik Dari Surau.

Saat ini, Pemkab.Agam sudah merancang berbagai program strategis yang akan menjadikan surau sebagi pusat aktivitas, baik intensifitas program tahfizd, mendorong munculnya aktivitas seni budaya yang berpusat di masjid, kegiatan sosial, aktivitas zakat, aktivitas ekonomi dan berbagai perumusan kebijakan pembangunan.
Bupati Agam itu menyebutkan, program Nagari Creative Hub berbasis masjid tengah dimatangkan program dan rumusannya oleh tim Pemkab.Agam, program ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai unsur penting dalam nagari, program kegiatan pemuda dan remaja yang diharapkan bisa membangun kolaborasi dengan berbagai OPD Pemkab. Agam.
“Kami berharap, aktivitas remaja mesjid bisa lebih menonjol, yang didorong oleh berbagai OPD Pemkab.Agam dengan menjalin kerjasama dengan remaja masjid. Kita dukung mereka dengan berbagai kegiatan. Kita support aktivitas remaja masjid, sehingga berbagai kegiatan para pemuda dan remaja bisa lebih maju dan berkembang dengan baik, “tegasnya.

Bupati Agam mencontohkan beberapa kegiatan yang dilaksanakan remaja masjid di beberapa wilayah di Lubukbasung, seperti di Pulai, di Perumnas Talago dan berbagai lokasi lain, termasuk di Ampek Angkek, Tanjung Raya, Sungaipua dan berbagai nagari lain, yang semakin intensif melakukan berbagai aktivitas.
“ Program Bangkik Dari Surau, sepenuhnya mendorong peran semua elemen yang ada untuk menjadikan surau dan masjid sebagai sentral aktivitas yang nantinya akan melahirkan generasi cerdas yang berakhlak mulia, memahami tekhnologi informasi serta eksis dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, “sebutnya.(HARMEN)
Realisasikan Program Bangkik Dari Surau, Aparatur Pemerintahan Harus Jadi Motor
Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis berharap, seluruh aparatur pemerintahan di Kabupaten Agam bisa menjadi motor penggerak sekaligus motivator dalam merealisasikan program Bangkik Dari Surau, di lingkungan dan wilayah tempat tinggal masing-masing.

Pasalnya, aparatur pemerintahan yang dalam lingkungan tempat tinggalnya yang selama ini menjadi teladan bahkan menjadi panutan masyarakat akan dengan sangat mudah mengajak dan mendorong masyarakat untuk meramaikan masjid dan surau dengan berbagai aktivitas.
Para aparatur pemerintahan sampai ke tingkat nagari juga diharapkan bisa membuat terobosan untuk meramaikan masjid, tidak hanya mengajak seluruh masyarakat di lingkungan masjid dan surau untuk meramaikan masjid untuk shalat berjamaah setiap waktu shalat, tapi juga mendorong eksisnya berbagai kegiatan pengajian, wirid dan berbagai kegiatan sosial, seni budaya dan lainnya.
“ Itu sebabnya, saya memberi penekanan, program Bangkik Dari Surau harus diawali dari aparatur pemerintahan, karena akan menjadi motor bagi Pemkab.Agam dalam menggerakkan program ini ditengah masyarakat, “tegasnya.

Bupati Agam itu meyakini, seluruh aparatur pemerintahan di Kabupaten Agam bisa melaksanakan hal itu,terutama dengan aktif melaksanakan shalat berjamaah di masjid, dekat tempat tinggal masing-masing, mengajak warga untuk shalat berjamaah di masjid dan merancang program bersama meramaikan masjid.
Disisi lain,pihaknya bersama berbagai lembaga yang ada, akan semakin maksimal mempersiapkan berbagai program pendukung, yang akan mendorong semakin ramainya aktivitas masyarakat di masjid-mesjid, terutama oleh para remaja, yang akan menjadi motor penggerak masa depan dalam melahirkan Generasi Emas 2045 yang memiliki pondasi moral ABS-SBK berlandaskan visi Agam Madani.(HARMEN)
Eksistensi Remaja Mesjid Al-Wushtha Pulai,
Jadikan Mesjid Sentral Aktivitas
Lubukbasung,kaba12 — Remaja Mesjid Al-Wustha Pulai, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung menjadi salah satu kelompok remaja masjid yang dengan cepat mengadopsi program Bangkik Dari Surau yang digagas Bupati Agam H.Beni Warlis, dengan sukses menjalin kerjasama dengan beberapa OPD Pemkab.Agam untuk mensosialisasikan berbagai agenda pemerintah termasuk bahan penyalahgunaan narkoba.

Seperti kerjasama yang dirilis remaja masjid Al-Wustha Pulai dengan Badan Kesbangpol Agam yang menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bersama Badan Kesbangpol Agam, “kami bangga bisa menjadi bagian dari program Bangkik Dari Surau, karena dampaknya akan sangat positif bagi aktivitas pemuda dan remaja di Pulai, “ungkap Andri, salah seorang remaja yang didampingi Wakil Ketua Pengurus Mesjid Al-Wustha Pulai, Eki Marlinda.
Selain sebagai pusat aktivitas remaja, yang aktif menggelar kegiatan pengajian, pelatihan dan program sosial, para remaja masjid Al-Wustha Pulai, juga sangat terkenal karena sukses meraih berbagai gelar juara dalam berbagai lomba keagamaan,termasuk dalam pawai keagamaan saat hari raya Idul Adha, Idul Fitri maupun peringatan 1 Muharram.

“ Kami bangga para remaja itu bisa berbuat lebih, bisa menjalin kerjasama, bahkan bisa menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas positif, kami bersama masyarakat, akan senantiasa memberi dukungan, “sebut Eki Marlinda, tokoh masyarakat setempat yang juga wakil ketua pengurus masjid Al-Wustha.
Aktivitas serupa juga dilakukan para pemuda di kompleks Perumnas Talago, yan memusatkan kegiatan di Mesjid NurulI Ikhlas Talago, untuk kegiatan seni tradisi, termasuk pelatihan pasambahan yang digelar rutin dua kali sepekan, “Alhamdullilah, para pemuda semakin aktif menjalankan berbagai kegiatan di masjid, kami akan selalu dukung kegiatan positif para pemuda, apalagi dipusatkan di masjid,”ungkap Andi, Ketua RK Talago. (HARMEN)
Bangkik Dari Surau, Wujud Agam Yang Sesungguhnya
Lubukbasung,kaba12 — Program Bangkik Dari Surau, disebutkan Rahman, Asisten I Sekab.Agam bersama Kabag.Kesra Sekab.Agam Sufria Aspel Erianto, dan Kadinas Kominfo Agam Syatria, menjadi wujud Agam yang sesungguhnya , jika menggali dan mengkaji sejarah Kabupaten Agam.

Kabupaten Agam yang dikenal sebagai Luhak Agam,dengan potensi yang luar biasa, bahkan dalam sejarahnya dikawal oleh para tokoh agama, pemuka adat dan parik paga yang menjadikan masjid sebagai sentral aktivitas. Tidak hanya dalam syiar agama Islam, tapi juga sebagai tempat melatih ilmu beladiri,sentral aktivitas sosial dan tempat bermusyawarah dalam merumuskan berbagai agenda penting.
Saat ini, Bupati Agam ,sebut Rahman mencoba membangun hal itu kembali,namun dalam pola dan strategi yang sesuai dengan era informasi saat ini. Pemkab.Agam meramu hal itu, yang nantinya akan sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat terutama para pemuda dan remaja masjid.
Beberapa konsep penting yang dilakukan terutama mengarah pada program ekonomi, program pendidikan, program tekhnologi informasi, program sosial,seni budaya dan berbagai aktivitas lain, yang diyakini akan sangat efektif untuk mendorong peran aktif dan dukungan dari berbagai komponen masyarakat.

Disisi lain, menurut Syatria, sesuai program Bupati Agam, Bangkik Dari Surau akan didorong dengan ketersediaan tekhnologi informasi dan sarana pendukung lain, yang diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat khususnya dalam kemudahan akses informasi berbasis internet dan strategi lain, yang intinya bisa mengaplikasikan program tersebut sebagai optimal.
“Kita berharap, dengan daya dukung yang ada, program Bangkik Dari Surau bisa menjalar karena akan menjadi sentral terealisasinya berbagai program unggulan Bupati Agam lainnya, karena semua akan dimulai dari Surau dan Mesjid. Insya Allah, kita dengan potensi yang ada, akan berupaya maksimal menjawab hal itu, “tegas Syatria lagi.(HARMEN)