Lubukbasung,kaba12 — Bangun sinergi maksimal untuk mendorong terealisasikan berbagai agenda daerah termasuk program unggulan Bupati Agam yang diproyeksikan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bupati Agam H.Beni Warlis fokuskan agenda diskusi dan silaturrahmi dengan berbagai unsur.
Dengan kalangan media, setelah sebelumnya digelar silaturrahmi dengan kalangan Pers yang tergabung dalam PWI Agam, Selasa, (3/6), Bupati Agam H.Beni Warlis sengaja mengundang Harmen pimpinan media kaba12 di kediamannya.
Undangan khusus untuk berdiskusi bersama terkait dengan beragam hal tentang kondisi kekinian di Kabupaten Agam, Bupati Agam H.Beni Warlis didampingi Sekab.Agam H.Edi Busti, Kepala Diskominfo Agam Syatria,S,Sos,MSi dan Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam Kasman Zaini bersama Harmen, penanggungjawab media kaba12.

Dalam diskusi yang berlangsung santai namun sarat muatan itu, dibahas berbagai hal terkait dengan perkembangan program 100 hari kerja pasangan Bupati-Wakil Bupati Agam periode 2025-2030 H.Beni Warlis dan H.M.Iqbal tersebut, Bupati Agam juga menjelaskan detail program unggulannya yang saat ini menjadi agenda bahasan banyak kalangan di Sumatera Barat.
Selain itu, Bupati H.Beni Warlis, juga mengklarifikasi beberapa poin penting, terutama berkaitan dengan mencuatnya surat terbuka dari Walinagari Salo, Kecamatan Baso H.Ali Amran terkait dengan sulitnya berkomunikasi dan bertemu muka dengan Bupati Agam.

Dengan gaya khasnya H.Beni Warlis merinci detail hal-hal berkaitan dengan runut komunikasi yang dibangunnya dengan berbagai pihak, bahkan komitmennya untuk menjadikan silaturrahmi dan komunikasi dengan seluruh unsur yang ada tidak hanya di Kabupaten Agam, tapi juga di Sumatera Barat termasuk kalangan perantau, karena hal itu menurutnya menjadi kekuatan penting dalam mendorong dan merealisasikan berbagai agenda penting membangun daerah.
“Saya memberi garansi, tidak sulit bahkan tidak akan pernah sulit untuk bisa bertemu apalagi bersilaturrahmi dengan saya pribadi. Mungkin, karena ada hal-hal tertentu yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi. Hal ini, menjadi catatan penting bagi saya pribadi, dan itu sebabnya perlu saya jelaskan secara detail, “sebut H.Beni Warlis.
(HARMEN)