Lubukbasung,kaba12 — Dengan perjuangan yang cukup berat, Pondok Pesantren Darul Inqilabi makin memperlihatkan eksistensinya. Hal itu dibuktikan dengan dimulainya pembangunan kompleks bangunan pondok pesantren yang berlokasi di Batu Palano, Nagari Lubukbasung, yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama, Minggu, (19/10).
Pembangunan kompleks Ponpes Darul Inqilabi Lubukbasung di areal seluas 2000 M2 yang berjarak hanya sekitar 3 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubukbasung itu, menjadi babak baru perkembangan ponpes Darul Inqilabi yang digarap secara ikhlas dan optimal oleh Hasneril Adji, tokoh masyarakat Lubukbasung.
Sementara prosesi peletakan batu perama dihadiri Pengurus Yayasan Ponpes Alquran Darul Inqilabi Pusat, Abi Sarbaini Pimpinan PADI Pusat, Ummi Noor Yenni dan Abdul Hafiz yang langsung datang dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, Hasneril pimpinan PADI Lubukbasung beserta tim PADI , guru-guru, seluruh santri dan wali murid yang sengaja datang dengan sukarela membawa 5 karung Semen.
Menurut Abi syarbaini Pimpinan Pondok Pesantren Alquran Darul Inqilabi Pusat, moment peletakan batu pertama PADI Lubukbasung, menjadi sejarah baru bagi PADI di Lubukbasung, pasalnya setelah beberapa tahun dengan donasi dari para muhsinin muhsinat, akhirnya bisa membeli tanah yang cocok untuk membangun PADI Lubukbasung, “hal ini membuat saya terharu dan merasa sangat bangga, “ungkapnya.
Abi syarbaini mengucapkan terima kasih kepada Hasneril yang berjuang mulai dari nol, sekarang sudah punya tanah sendiri dan sekarang tinggal bangunan lagi dan terima kasih kepada tim yang juga ikut berjuang untuk mempercepat pembangunan Ponpes PADI Lubukbasung bersama seluruh guru.
“Kami mengamati , peran dan perhatian masyarakat baik di ranah maupun di rantau untuk berdonasi sangat besar untuk kemajuan dan pembangunan Ponpes PADI Di Lubukbasung. Kami mendoakan, semoga bangunan pondok bisa segera terealisasi, sehingga aktivitas pendidikan bisa berjalan lebih maksimal, “sebutnya.
Sementara meurut Hasneril Adji, kehadiran pimpinan pusat PADI ke Lubukbasung untuk mengikuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan bangunan pondok tersebut, semakin menambah semangat pihaknya untuk terus berjuang mencari dana merealisasikan pembangunan PADI Lubukbasung.
“Kami mengharapkan dukungan dan bantuan semua pihak, agar impian pembangunan pondok pesantren yang akan menjadi pusat pendidikan dan pembelajaran agama Islam bisa segera terwujud, “ungkapnya.
Dukungan dan peran aktif masyarakat Lubukbasung untuk mendorong segera terealisasinya pembangunan ponpes PADI sangat besar, dibuktikan dengan terus berdatangannya berbagai jenis bantuan dari berbagai komponen masyarakat.
(HARMEN)