Hukum dan Kriminal

Antisipasi Korban. Gudang Petasan Digerebek

Bukittinggi, KABA12.com — Akibat ada korban yang jatuh karena bermain petasan, Minggu (04/06) jajaran Polres Bukittinggi menggrebek gudang petasan di beberapa lokasi.

Dari penggerebekan itu polisi menyita sekitar 7000 petasan tidak berizin dan berdaya ledak tinggi.

Penggerebek gudang petasan oleh jajaran Polres Bukittinggi dipimpin Kasat Reskrim, AKP. Suyatno. S  SIK, Kasat Sabhara, AKP. Dwie Yulianto, SH SIK dan Kasat Intelkam, Iptu. Luhur Fakhri Utomo SIK, di salah satu gudang terbesar penjual petasan di Bukittinggi.

Dalam operasi tersebut, polisi langsung menyita semua petasan dan mercon tidak berizin.

Pantauan KABA12.com  peggerebekan pertama di gudang petasan toko Tabek Mainan di jalan M. Yamin SH Bukittinggi di lokasi ini, polisi menyita 7000 petasan jenis korek.

Penggerebekan kedua  dilakukan di dua gudang lainnya yang masih milik toko Tabek Mainan di jalan By Pass dan Aur Kuning Bukittinggi, tapi, tidak ditemukan petasan yang dilarang beredar.

Kasat Intelkam, Iptu Luhur Fakhri yang ditemui di sela penggerebekan menjelaskan, sesuai Perkap yang diizinkan  beredar dan diperjual belikan hanya petasan yang mengandung unsur kembang api.

Sedangkan, petasan atau mercon yang meledaknya di bawah dilarang untuk beredar diperjualbelikan.

Masih menurut Iptu Luhur Fakhri, operasi itu  merupakan inisiatif dari Polres Bukittinggi untuk mencegah jatuhnya korban karena petasan atau mercon seperti yang sudah terjadi di  beberapa wilayah lain di Indonesia.

Sebagai langkah antisipasi, pihak Polres Bukittinggi mengembangkan informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan diketahui salah satu gudang terbesar di Bukittinggi pemasok mercon atau petasan.

” ini untuk antisipasi agar tidak jatuh korban di Bukittinggi. Maka, kita langsung menyita semua jenis mercon atau petasan. Kita juga mengharapkan informasi masyarakat jika mengetahui ada penjual atau pemasok petasan yang menjalankan aktifitasnya,” tegas Iptu Luhur yang diamini Kasat Reskrim dan Kasat Sabhara.

(Ikhwan)

To Top