Kaba Bukittinggi

Antisipasi DBD, Walikota Himbau Warga Terapkan Pola 4 M Plus

Bukittinggi, KABA12.com — Mewaspadai kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bukittinggi, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias lewat himbauannya mengajak masyarakat untuk mengetahui dan melakukan upaya pencegahannya.

DBD merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Gejala DBD dimulai dengan demam selama 2-7 hari. Dapat disertai dengan dua atau lebih tanda lain, seperti sakit kepala, nyeri otot dan persendian, sakit belakang bola mata serta ruam/ bintik-bintik merah disekujur tubuh. Jika tanda itu mulai ada, menurut Ramlan, harus segera ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk berobat dan pemeriksaan darah di laboratorium.

Demam ini akan turun pada hari ketiga atau keempat dimana penderita akan merasa lebih baik. Padahal sebenarnya ini adalah fase kritis, dan akan muncul kembali pada hari keenam atau ketujuh (demam seperti pelana kuda). Manifestasi pendarahan lanjutan seperti mimisan, gusi berdarah, muntah dan BAB berdarah. Hasil laboratorium menunjukkan penurunan jumlah trombosit 100.000/ mm3, serta peningkatan hematokrit >20% dari normal.

“Untuk itu, mencegah dan mewaspadai DBD, kami mengimbau masyarakat melakukan beberapa upaya. Seperti melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) setiap minggu di rumah, perkantoran, sekolah dan bangunan-bangunan dengan cara 4 M Plus. Menguras dan menyikat bak mandi, WC, dan tempat penampungan air di rumah tangga seperti talang air, dispenser, kulkas dan vas bunga. Menutup tempat penampungan air seperti tempayan, drum dan lain-lain. Mengubur, membuang dan memusnahkan barang bekas. Memantau jentik di semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk Aedes berkembang biak di dalam maupun diluar rumah,” ujar Wako.

Selain itu Walikota juga mengimbau menggalakkan kembali gotong royong membersihkan lingkungan rumah, perkantoran dan sekolah. Bagi masyarakat yang beraktifitas diluar rumah bisa menggunakan repelant (lotion anti nyamuk) pada pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 15.00-18.00 WIB.

Berkaitan dengan Foging, menurut Ramlan, bukanlah menyelesaikan masalah DBD. Tetapi hanya untuk memberantas nyamuk dewasa. Sedangkan jentik nyamuk tetap harus dibasmi dengan melakukan 4 M Plus. “Apalagi foging menggunakan bahan beracun yang dapat menimbulkan efek samping yang kurang baik pada kesehatan,” tutup Ramlan.

(Ophik)

To Top