Lubukbasung,kaba12.-
Upaya antisipasi dampak dan bahaya kebakaran yang volumenya cenderung terus meningkat setiap tahun di Kabupaten Agam, berbagai upaya terus dilakukan, terutama mendorong peran aktif masyarakat mengantisipasi potensi terjadinya kasus kebakaran itu sendiri.
Seperti yang dilakukan Dinas Satpol.PP-Damkar Agam yang secara intensif melakukan edukasi dan sosialisasi pada berbagai elemen masyarakat di berbagai kecamatan, khususnya di kawasan yang volume kejadiannya relative tinggi.
Kamis kemarin, Damkar Agam menurunkan tim khusus untuk menggela edukasi dan sosialisasi di tiga kecamatan masing-masing kecamatan Baso, kecamatan Ampek Angkek dan Kecamatan Canduang, yang dipusatkan di masjid At Taqwa, Mantuang, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang.
Sosialisasi yang diikuti lebih dari 150 warga itu dihadiri Kepala Dinas Satpol.PP-Damkar Agam Fauzi,STTP,MSi, Kabid. Damkar Eki Marlinda, jajaran pemerintah kecamatan dan nagari, yang berlangsung semarak, pasalnya terlihat antusias warga yang sangat luar biasa dalam mengikuti setiap rangkaian sosialisasi untuk mengedukasi warga tersebut.
Menurut Fauzi, Kepala Dinas Satpol.PP-Damkar Agam didampingi Kabid.Damkar Agam Eki Marlinda, menyebut program sosialisasi untuk mengedukasi warga terkait dengan upaya menekan dampak kebakaran itu, menjadi salah satu agenda prioritas yang dilakukan pihaknya untuk membangun pemahaman dan mengedukasi warga akan pentingnya memahami langkah yang harus dilakukan jika bahaya kebakaran terjadi.
Dalam program sosialisasi yang dilakukan, tim Damkar Agam mendorong warga untuk bisa melakukan langsung langkah antisipasi terhadap kejadian kebakaran berskala ringan, baik kejadian di daerah, potensi kebocoran tabung gas, langkah pemadaman kebakaran lahan skala ringan dan berbagai informasi lain berkaitan dengan penanganan kebakaran.
“Kita berharap, masyarakat bisa memahami langkah-langkah awal untuk mengantisipasi bahaya kebakaran yang lebih luas, karena kita paham, api jika kecil jadi sahabat yang bisa membantu aktivitas keseharian, namun jika membesar, akan menjadi musibah bahkan bencana yang bisa sangat merugikan, “tegas Fauzi.
Sementara menurut Eki Marlinda, Damkar Agam sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diemban, tidak hanya bergerak untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah, tapi juga berperan aktif mengantisipasi hal-hal yang berpotensi merugikan warga,salah satunya dengan sosialisasi dan edukasi.
Ditambahkan, kegiatan ini akan secara rutin dilakukan dan diupayakan menyentuh seluruh wilayah nagari di Kabupaten Agam. Selain dengan edukasi langsung, Damkar Agam juga sudah menyebarkan pamphlet berisi informasi tentang upaya dan langkah yang dilakukan jika terjadi kebakaran, yang disebar ke seluruh pelosok daerah,melalui media sosial dan berbagai moment lain.
“ Kita akan sosialisasi secara massif agar terbangun pemahaman utuh terkait dengan upaya dan langkah yang harus dilakukan oleh masyarakat jika terjadi musibah kebakaran, “tegas Eki Marlinda lagi.-HARMEN.-