Kaba Tausyiah

Amalan Penerang Dalam Kubur

Posted on

Alam kubur adalah alam pertama yang arus dilewati oleh manusia setelah kematian. Alam kubur atau alam barzah ini merupakan tempat sementara seseorang setelah mati sambil menunggu datangnya hari kiamat tiba dan di hisab di akhirat kelak.

9 Amalan Penerang Dalam Kubur

Dalam hadist-hadistnya Rasulullah SAW juga telah menjelaskan bahwa kubur merupakan salah satu tempat yang akan membuat orang – orang yang berlaku maksiat mendapatkan siksa yang pedih. Karena hal tersebut, maka sangat dianjurkan kepada kita umat muslim untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu usahakan untuk menjauhi perkara – perkara yang menjadi laranganNya.

Berikut ini kami akan mengulas beberapa Amalan Penerang Dalam Kubur atau amalan apa saja menjadi penerang dan menjadi penyelamat dalam menghadapi siksa kubur, antara lain :

Selalu Menjaga Sholat 5 Waktu

Sholat merupakan amalan yang paling utama dan menjadi kewajiban seorang muslim. Maka dari itu barang siapa yang menjaga sholatnya maka mereka akan mendapatkan pahala.

Demikian dengan orang – orang yang mengabaikannya maka akan mendapatkan dosa dan siksa kubur yang teramat pedih.

Membaca Surat Al Ikhlas Saat Berada Dalam Kesakitan Yang Berujung Kematian

Perkara yang dapat menyelamatkan kita dari siksa kubur yang selanjutnya adalah membaca surat Al Ikhlas. Bahkan Rasulullah SAW dalam hadistnya telah menegaskan bahwa orang – orang yang membaca surat Al Ikhlas dalam kesakitan menuju kematian akan terhindar dari himpitan kubur.

Membaca Surat Al Mulk Setiap Malam atau Setidaknya Pada Hari Jumat

Surat Al Mulk merupakan salah satu surat dalam Al Quran yang dapat mencegah pembacanya dari siksa kubur.

Bahkan Rasulullah SAW menyebut surat ini sebagai Al – Maani’ah atau dalam bahasa Indonesia berarti pencegah atau pencegah dari siksaan.

Mati Dalam Keadaan Syahid

Syahid merupakan salah satu kondisi dimana seseorang berjalan di jalan Allah SWT. Maka dari itu orang – orang yang mati dalam rangka menegakkan kalimat Allah akan dihindarkan dari siksa kubur yang teramat pedih.

Diriwayatkan oleh Turmudzi Hasan bahwa Rasulullah SAW Bersabda “ barang siapa mati dalam kondisi berjuang maka akan terpelihara dari fitnah kubur dan amalannya akan terus mengalir sampai hari kiamat kelak datang.

Tidak Ditangisi Kepergiannya

Salah satu hal yang menyebabkan mayat disiksa dalam kubur ialah ketika dia di tangisi secara berlebihan oleh keluarganya. Maka dari itu Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk berwasiat kepada keluarga agar tidak ditangisi secara berlebihan sampai menampar pipi dan mengoyak baju sebagai bentuk kehilangan.

Sering Memberikan Sedekah

Salah satu perkara yang dapat membantu kita dalam siksa kubur adalah sering memberikan sedekah. Sedekah atau amal jariyah ini bahkan akan tetap mengalir sampai kita berada di liang lahat.

Menyempurnakan Wudhu dan Menolong Orang – Orang Yang Teraniaya

Hal selanjutnya yang dapat menolong kita dari siksa kubur adalah menyempurnakan wudhu dan menolong orang – orang yang teraniaya.

Hal ini pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW bahwa seseorang yang berdoa untuk dijauhkan dari siksa kubur masih tetap dicambuk dan kuburnya di penuhi api. Setelah api padam dan orang tersebut sembuh dari siksa dia bertanya mengapa ia tetap dicambuk.

Maka jawabannya adalah karena semasa hidup ia sholat tanpa berwudhu atau basuhan wudhunya tidak sempurna dan membiarkan orang – orang yang sedang teraniaya.

Mati di Hari Jumat

Dalam islam, hari terbaik yang dimiliki adalah hari jumat. Dimana pada hari itu terdapat banyak sekali peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah berdirinya islam. Oleh sebab itu orang-orang yang mati pada hari jumat juga akan dihindarkan dari fitnah kubur.

Hal ini juga telah diriwayatkan oleh Turmudzi bahwa Rasulullah bersabda “ tiadalah seseorang islam yang meninggal dunia di hari jumat, melainkan Allah SWT menjaganya dari fitnah kubur “.

Berdoa Kepada Allah SWT Agar Dijauhkan Dari Siksa Kubur

Bagi Allah SWT tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan. Semua yang Allah Kehendaki pasti akan terjadi. Oleh sebab itu mintalah apmpunan kepada Allah SWT dan berdoalah agar kita senantiasa dijauhkan dari siksa kubur yang sangat pedih.

Bahkan Rasulullah SAW juga selalu berdoa kepada Allah SWT untuk selalu dilindungi dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dari segala fitnah saat hidup maupun mati, dan dari fitnah dajjal.

Pengingat Bahwa Kematian dan Siksa Kubur Itu Kepastian

Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya kita selalu mengingat bahwa kematian dan siksa kubur itu ada. Maka dari itu dalam setiap langkah yang kita lakukan, akan senantiasa dipikirkan dan dipertimbangkan agar selalu menjauhi semua hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Dengan membayangkan betapa pedihnya berada di dalam kubur dengan rasa sunyi dan sepi terlebih lagi ditambah dengan siksa kubur akan memberikan kesadaran kepada kita untuk senantiasa bertaqwa dan beribadah kepada Allah SWT.

(Sumber: dosenmuslimah.com)

Populer

Exit mobile version