Kaba Terkini

Air Bersih- Toilet Portable Kebutuhan Mendesak, Kemen-PUPR Siapkan Bantuan Rehabilitasi di Agam

Canduang,kaba12 — Kementrian PUPR siap memberi dukungan bantuan untuk rehabilitasi dampak pasca bencana banjir badang lahar hujan yang meluluhlantakkan 5 kecamatan di Kabupaten Agam, Sabtu,(11/5) lalu. Wilayah terdampak masing-masing kecamatan Canduang, Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Sungaipua, Kecamatan Banuhampu dan Kecamatan IV Koto yang mengalami banyak kerusakan, baik infrastruktur jalan, jembatan, saluran irigasi, sarana pendidikan, sarana ibadah,pemukiman penduduk dan lainnya.

Saat ini, penanganan darurat dalam tanggap bencana, proses normalisasi dan pembersihan material banjir bandang masih terus dilakukan, menggunakan alat berat yang diturunkan berbagai pihak. Penangan akan berlanjut dengan proses rehabilitasi yang diharapkan dukungan maksimal dari pemerintah pusat.

Sementara yang menjadi kebutuhan mendesak ditengah penanganan darurat pasca bencana, masyarakat di kawasan terdampak bencana, sangat membutuhkan sarana air bersih dan toilet portable, karena berbagai sarana yang sebelumnya dimafaatkan warga, hancur diterjang banjir bandang.

Saat menyambut kedatangan Sekretaris Dirjien Cipta Karya Kementrian PUPR, Riono Suprapto di posko utama penanganan dampak bencana banjir bandang kabupaten Agam di SDN 08 Simpang Bukik, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, kemarin, Sekab.Agam H.Edi Busti menjelaskan detail kondisi terkini dampak pasca bencana yang terjadi.

H.Edi Busti menyebutkan, banyak sarana terdampak akibat terjangan banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi itu, yang dipicu hujan lebat dengan intensitas tinggi yang terjadi di kawasan puncak Gunung Marapi, Sabtu ,(11/5) lalu, dengan skala kerugian yang sangat besar.

Untuk proses tanggap darurat, saat ini yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di kawasan terdampak bencana terutama air bersih, karena seluruh sumber air bersih yang dimanfaatkan masyarakat rusak akibat terjangan banjir bandang, kemudian toilet portable dan sarana pendukung lain.

Secara khusus, Edi Busti menyampaikan terimakasih atas nama Pemkab.Agam dan seluruh masyarakat Kabupaten Agam atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah pusat dalam upaya penanganan dampak pasca bencana di kabupaten Agam.

“ Kami sangat membutuhkan dukungan, tidak hanya dalam tahapan tanggap darurat, tahapan normalisasi, proses rehabilitasi, tapi juga dukungan proses pemulihan kondisi secara secara optimal sesuai harapan yang disampaikan masyarakat, “sebutnya.
Dukungan Maksimal

Sementara menurut Riono Suprapto, Kementrian PUPR akan memberikan bantuan rehabilitasi untuk fasilitas umum yang terdampak, seperti sekolah, saluran irigasi, rumah ibadah dan beberapa fasilitas lainnya, setelah masa tanggap darurat berakhir pada 25 Mei 2024.

“Kami sudah mendapat laporan upaya penanganan tanggap darurat dan Pemkab.Agam meminta dukungan penanganan infrastrtuktur terdampak, seperti jembatan dan fasilitas umum lainnya, kita akan lakukan secara maksimal, termasuk proses rehabiltasi, “sebutnya.

Bahkan, Riono menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu pembangunan rumah warga erdampak, dengan syarat warga harus menyediakan lahan secara mandiri, “kami juga akan membantu pembangunan perumahan bagi warga terdampak yang memiliki lahan sendiri,” tambahnya.

(HARMEN)

To Top