Hukum dan Kriminal

Ahok di Penjara, Situs Pengadilan Negeri Diretas

Jakarta, KABA12.com — Setelah marak peretasan terhadap situs website beberapa waktu lalu. Sekarang situs resmi pengadilan negeri, pn-negara.go.id juga ikut diretas. Hal ini menyusul vonis yang diberikan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama.

Anehnya, Meski ruang lingkup kasus itu berada di DKI Jakarta, peretas memilih membobol situs milik Pengadilan Negeri Negara yang berada di Jembrana, Bali.

Peretas tersebut menampilkan protesnya karena kasus vonis dua tahun penjara yang di berikan kepada Ahok.

Dari pantauan KABA12.com, Kamis (11/05) siang, situs tersebut tidak dapat diakses. Hasilnya, muncul halaman web berwarna hitam. Ada foto meme Ahok yang diberi tulisan “give his all to his country, guilty and sentenced 2 years in jail” (Kerahkan seluruh kemampuannya untuk negara, (namun dinyatakan) bersalah dan dihukum dua tahun penjara).

Sebelumnya Ahok dinyatakan bersalah telah menodai agama karena perbuatannya yang mengutip Al-Quran ayat al-maidah 51 di Kepulauan seribu. Majelis Hakim memvonis Gubernur DKI Jakarta itu dengan hukuman dua tahun penjara dan langsung memerintahkan penahanan.

“Simple explanation: they didn’t know the difference between “eat with spoon” and “eat spoon”. They claimed both are same meaning, and made this governor guilty, the end (Penjelasan sederhana: Mereka tidak paham bedanya “makan menggunakan sendok” dan “makan sendok”. Mereka menganggap keduanya punya makna yang sama, dan inilah yang membuat sang gubernur dinyatakan bersalah. Selesai),” pesan peretas.

Selain itu, peretas juga menyertakan tanda #RIP Justice In My Country dan tak lupa ia juga meninggalkan identitas anonimnya, yakni KONSLET & Achon666ju5t.

sumber : Kompas.com

(Tim Liputan)

To Top