Kaba Terkini

Agam Siaga Covid19, Pemkab.Agam Cadangkan 500 Ton Beras

Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab.Agam cadangkan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok untuk membantu warga terdampak penyebaran pandemic covid19. Penyaluran bantuan bahan pokok sudah mulai dilakukan sejak Selasa kemarin dan berlanjut sampai akhir bulan ini.

Untik ketersediaan bahan pokok, saat ini tengah dilakukan serangkaian pembahasan, melibatkan berbagai lini terkait dengan ketersediaan bahan, termasuk menyiapkan alokasi anggaran yang bersumber dari realokasi anggaran daerah di berbagai pos yang dialihkan saat ini.

Saat ini, untuk bahan pokok prioritas, Pemkab.Agam sudah mencadangkan 500 ton beras dan 30 ton garam untuk dibagikan kepada masyarakat, termasuk bantuan sayuran dan jenis bahan pokok lain yang saat ini dihimpun dari berbagai sumber.

Menurut ketua gugus tugas percepatan penanganan covid19 (GTP2 Covid19) kabupaten Agam M.Dt.Maruhun didampingi Asisten II Sekab.Agam Yosefriawan menyebutkan, saat ini sesuai dengan hasil keputusan bersama, menyikapi kondisi saat ini,dicadangkan beras 500 ton dan garam 30 ton serta menyiapkan sayuran yang sudah dibagikan untuk warga terdampak.
Bahkan untuk tahap awal, proses penyaluran sudah mulai dilakukan, dimana Pemkab.Agam menetapkan mekanisme penyaluran serta kategori warga terdampak langsung sesuai edaran yang disampaikan pada camat dan walinagari, “ saat ini proses penyaluran sudah dilakukan dan berlanjut setiap hari, “ jelas Yosefriawan. ( lihat tabel ).

Secara khusus, ulas M.Dt,Maruhun, GTP2 Covid19 kabupaten Agam sudah melakukan berbagai pembahasan terkait dengan langkah percepatan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam di berbagai lini, bahkan saat ini pergerakan sudah menjalar sampai ke berbagai nagari.

Sementara menurut Kadinas Sosial Agam Rahmi Artati, menyebutkan proses penyaluran bantuan sudah dilakukan sejak Selasa kemarin, dengan sistim dan aturan yang sudah ditetapkan, termasuk kategori yang sudah ditetapkan.

“ Pihak kabupaten mendroping ke nagari, nagari yang akan menyalurkan pada masyarakat sesuai data yang ada, bantuan diantar langsung ke rumah-rumah warga yang terdata, itu sudah dilakukan di nagari, “ tegas Rahmi Artati.

HARMEN

To Top