Sebagai orang tua kita diperintahkan mengajarkan anak-anak kita pentingnya Syariah Islam, agar ketika baligh nanti mereka paham dan Istiqomah dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim.
Anak-anak harus diajari terkait akidah, adab maupun syariah merupakan bagian dari syariah Islam yang tidak terpisahkan. Tentu pengajaran tersebut harus mengikuti dari apa yang telah Nabi Muhammad contohkan.
Menanamkan akidah yang kuat adalah tugas pokok orangtua, karena merekalah yang sangat mempengaruhi tumbuh dan kembangnya pondasi agama dalam diri seorang anak.
Berikut tips mengenalkan Nabi dan Rasul kepada anak :
Cerita atau Mendongeng
Sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menanamkan karakter pada anak. Saat mendongeng, gunakan bahasa yang khas anak-anak. Kenalkan sifat Nabi dan Rasul, ceritakan kepahlawan atau heroiknya Nabi dan Rasul, sehingga anak-anak akan timbul rasa kagum dan mencintai akhlak Nabi dan Rasul.
Membaca
Kenalkan anak-anak bacaan yang baik sejak dini. Berikan buku yang mengenalkan Nabi dan Rasul. Anak akan mudah mengenal pribadi Nabi dan Rasul melalui buku, baik komik, maupun buku yang bergambar
Menonton Film
Ajak anak menonton film kisah Nabi dan Rasul. Dengan film, imajinasi anak akan berkembang. Anak yang suka visualisasi akan mudah memahaminya.
Menghapal Al quran
Saat mengajak anak menghapal Al quran kenalkan juga artinya. Misal : saat menghapal quran surat Al Fiil (Gajah). Ceritakan jika Nabi Muhammad Saw dilahirkan pada Tahun Gajah.
Keteladanan
Sikap teladan kedua orang tua sangat penting. Ketika orang tua mengajarkan, maka rasa mencintai Nabi dan Rasul dengan mengikuti sunahnya, maka anak akan cepat belajar. Contohnya : saat makan dengan tangan kanan, masuk kamar mandi dengan kaki kiri, berdoa sebelum tidur dan ketika bangun tidur, dan lainnya.
(sumber: kompasiana.com)