“Jangan gunakan kefasihan bicaramu (digunakan mendebat) dihadapan ibumu yang dahulu mengajarimu berbicara” (Ali bin Abi Thalib).
Banyak orang ingin sukses dalam menjalani hidup, namun banyak pula dari mereka yang tak menyadari bahwa salah satu cara yang paling mudah untuk meraih kesuksesan baik dunia maupun akhirat adalah dengan memuliakan orang tua.
Abu Hurairah menceritakan, “Seseorang lelaki datang menemui Rasulullah saw kemudian bertanya, “Siapakah manusia yang paling berhak aku berbakti kepadanya? Ibumu, “Jawab Rasulullah SAW. Dia bertanya, “Setelah itu siapa? “Ibumu, “Jawabnya lagi. Dia bertanya kembali, “Setelah itu siapa? “Ibumu, “Jawabnya lagi. Dia kembali bertanya, “Setelah itu siapa baru Rasulullah menjawab, “Bapakmu” (HR Muslim).
Diceritakan juga, ketika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat, Iyas meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya seorang sahabat tentang sebab tangisannya. Jawabnya, “Allah bukakan untukku beberapa pintu untuk masuk surga, sekarang, satu pintu telah ditutup.”
Begitulah, orangtua adalah pintu surga, bahkan pintu yg paling tengah di antara pintu-pintu yg lain.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“ orang tua adalah pintu surga yg paling tengah, terserah kamu, hendak kamu terlantarkan ia, atau kamu hendak menjaganya.”
(HR Tirmidzi)
Al-Qadhi berkata, ” maksud pintu surga yg plg tengah adalah pintu yg paling bagus dan paling tinggi.
Dengan kata lain, sebaik- baik sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya.”
Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada di angan -angan.
Beruntunglah bagi yang masih memiliki orang tua, masih belum terlambat untuk berbakti. sebelum mereka kembali keharibaan Allah.
Uang bisa dicari, ilmu bisa di gali, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua kita takkan terulang kembali.
(sumber: islamberitaterkini.blogspot.com/annasindonesia.com)