Lubukbasung, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Agam, Selasa,(13/11) pagi ini dijadwalkan akan diverifikasi oleh tim pusat Litbang Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri di aula utama kantor bupati di Lubukbasung.
Kepala BAPPEDA Agam Welfizar pada KABA12.com mengatakan penilaian itu dilakukan menyusul terpilihnya Pemkab. Agam sebagai nominator dalam penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2018.
“Terakhir kita mendapatkan penghargaan IGA tahun 2016, dimana dulu sistemnya masih secara manual melalui berkas dokumen yang dikirimkan. Namun dalam penilaian IGA tahun ini semua sistem serba elektronik, jadi kita menggunakan aplikasi indeks inovasi daerah untuk mengirimkan berkas ini, bersaing dengan selurub daerah yang ada di Indonesia, dan Alhamdulillah setelah kita diklarifikasi dan kita ditetapkan jadi salah satu nominatornya,” sebut Welfizar.
Disebutkan, ada 70 inovasi Pemkab. Agam yang akan diverifikasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri hari ini.
Inovasi tersebut meliputi 4 inovasi tata kelola pemerintah daerah, 17 inovasi pelayanan publik dan 49 inovasi bentuk lainnya.
“Inovasi tata kelola pemerintah diantaranya seperti CLEAN klinik perencanaan, SP2D online, e-Votting pilwana, sistem aplikasi persidanga e-Persidangan. Kemudian inovasi pelayanan publik seperti, warning relawan kebakaran dini, pendekatan pelayanan administrasi kependudukan door to door, klinik verifikasi SPJ keuangan nagari.
Sementara inovasi bentuk lainnya seperti Agam madani, Literasi sekolah madani, Agam meyemai, Catin menanam dan lainnya,” jelas Kepala BAPPEDA Agam itu.
Welfizar menambahkan, penilaian Innovative Government Award berpengaruh terhadap penilaian pemerintah pusat ke daerah, terutama dalam hal keuangan, seperti adanya penambahan DAK bagi kabupaten Agam.
(Jaswit)