Tanahdatar, KABA12.com Untuk membantu korban banjir bandang di Lintau Buo Utara, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Tanahdatar menggalang dana bantuan untuk korban musibah gempa tersebut. Penggalangan dana dilakukan di simpang empat kota Batusangkar, sejak Jumat hingga Minggu (12-14/10).
Hal ini disampaikan Koordinator lapangan aksi penggalangan dana AMM Tanahdatar, Rahmat Hidayat pada KABA12.com, Sabtu (12/10) sore. Menurutnya, penggalangan dana ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Nagari Tanjuangbonai, dan Lubuakjantan Kecamatan Lintau Buo Utara, Kamis (11/10) malam sekitar pukul 18.30 WIB.
“Kami Angkatan Muda Muhammadiyah turut berduka cita atas musibah banjir bandang yang melanda Lintau, dan seluruh masyarakat mari kita bahu-membahu untuk membantu meringankan beban saudara kita yang berada Lintau,” katanya.
Rahmat bersama 13 orang Angkatan Muda Muhammadiyah lainnya menyebutkan saat ini dana yang sudah terkumpulkan sudah sebanyak Rp.2.500.000,- dari target Rp.10.000.000,- yang diharapkan.
Selain menerima bantuan berupa dana, AMM Tanahdatar juga menerima bantuan pakaian yang masih layak pakai untuk diserahkan pada korban bencana tersebut, “untuk pakaian saat ini kita sudah terima bantuan 5 dus pakaian,” sebut mahasiswa IAIN Batusangkar itu.
Rahmat menambahkan, bantuan tersebut nantinya akan diserahkan secara langsung kepada korban bencana banjir bandang dan longsor yang berada di wilayah Tanjuangbonai dan Lubuakjantan, Kecamatan Lintau Buo Utara Tanahdatar.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanahdatar telah menetapkan masa tanggap darurat selama satu minggu mulai 12 hingga 19 Oktober 2018 mendatang. Dimana selama masa tanggap darurat tersebut pihak terkait bersama warga setempat fokus pada upaya evakuasi dan pembersihan sisa material lumpur dan kayu yang diakibatkan banjir bandang tersebut.
(Jaswit)