Dinas Pertanian Agam

Pemulihan Lahan Terdampak Bencana, Tahap II Agam Dapat 250 Hektar dan 60 Irigasi Tersier

Lubukbasung,kaba12.-Kabupaten Agam kembali mendapatkan dukungan dana untuk rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi 2025 untuk tahap II.

Sebelumnya, kabupaten Agam sudah mendapatkan kucuran bantuan untuk pembenahan dan rehabilitasi lahan terdampak bencana tahap I, sebesar Rp.29.053.900.000, untuk program rehabilirasi dan optimasi lahan seluas 311 hektar, perbaikan infrastruktur optimasi lahan seluas 387 hektar, pembangunan 35 uni DAM parit, 53 unit irigasi perpompaan, 27 unit irigasi perpipaan, rehabilitasi jalan usaha tani serta pemeliharaan 21 unit jaringan irigasi tersier.

Seluruh kegiatan yang masuk dalam program rehabilitasi dan optimasi lahan terdampak bencana itu, mayoritas sudah rampung dikerjakan oleh lebih dari 200 kelompok tani yang berada di kawasan terdampak bencana, terutama di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya dan beberapa kecamatan lain.

Untuk tahap II, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Departemen Pertanian, sudah menyetujui alokasi anggaran untuk rehabilitasi lahan terdampak bencana seluas 250 hektar dan pemeliharaan 21 unit jaringan irigasi tersier, yang diproyeksikan untuk kecamatan Malalak dan Matur.

Hal itu disebutkan Yasriandi, Kabid. Prasarana Sarana Pertanian Distan Agam menjawab kaba12, terkait perkembangan penanganan dampak bencana hidrometeorologi 2025 khususnya bidang pertanian.

Dijelaskan, program rehabilitasi dan optimasi lahan terdampak bencana hidrometeorologi 2025, untuk tahap I secara umum sudah dirampungkan pelaksana di lapangan, hanya beberapa item yang masih harus dimaksimalkan pengerjaan.

Disebutkan, sistim pelaksanakan kegiatan rehabilitasi tersebut, dilaksanakan sepenuhnya oleh kelompok tani, bahkan tercatat sekitar 200 kelompok tani yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan optimasi lahan terdampak bencana, sesuai areal terdampak.

Sementara untuk tahap II, pihaknya sudah mengusulkan pada pemerintah pusat, bahkan informasi terakhir sudah disetujui, bahkan Bupati Agam H.Beni Warlis, sudah menyampaikan hal itu dalam Rakor Pertanian Agam 2025, Rabu, (17/6/2026) di Lubukbasung, termasuk dukungan pemerintah pusat untuk pembenahan lahan terdampak bencana termasuk berbagai program strategis mendorong program swasembada pangan.-HARMEN.-

0Shares
Pemulihan Lahan Terdampak Bencana, Tahap II Agam Dapat 250 Hektar dan 60 Irigasi Tersier
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   1   =  

To Top