Maninjau, KABA12 — Pengendara yang melintas di ruas jalan Simpang Gudang–Padang Lua, khususnya jalur Kelok 44 Kabupaten Agam, mengeluhkan kondisi bahu jalan yang dipenuhi semak sehingga mengganggu pandangan saat berkendara.
Selain dipenuhi semak, pengendara juga mengeluhkan masih banyaknya titik jalan berlubang di kawasan Kelok 44 yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Tidak hanya itu, sejumlah cermin tikungan di jalur tersebut juga dilaporkan rusak dan tidak berfungsi akibat pecah.
Salah seorang pengendara, Nezayoga Pratama, mengaku kondisi semak di pinggir jalan sangat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di jalur yang memiliki banyak tikungan tajam.
“Semak di pinggir jalan cukup mengganggu pandangan saat berkendara. Kondisi itu terlihat mulai dari wilayah Tanjung Raya, Kelok 44 hingga Matur,” ujarnya.

Ia berharap dinas terkait segera melakukan pembersihan dan pemangkasan semak di sepanjang jalur tersebut. Selain itu, perbaikan jalan berlubang juga dinilai mendesak untuk mengurangi risiko kecelakaan.
“Harapannya semak segera dibersihkan dan jalan yang berlubang juga cepat ditambal,” tambahnya.
Menanggapi keluhan masyarakat itu, Bupati Agam Benni Warlis memastikan pihaknya segera melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui dinas terkait.
Hal itu disampaikan Benni Warlis kepada KABA12 usai kegiatan jumpa pers di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam di Lubukbasung, Jumat (23/5) malam.
“Itu segera kita laporkan ke provinsi karena wewenangnya Dinas BMCKTR Sumbar. Kita juga bertanggung jawab menyampaikan laporan baik terkait jalan rusak maupun jalan yang dipenuhi semak supaya ditindaklanjuti,” jelasnya.
(Bryan)