Lubukbasung,kaba12 — Tokoh-tokoh masyarakat Kampuang Melayu, Jorong Balai Ahad, Nagari Lubukbasung, desak jajaran Polres Agam untuk segera memproses kasus penyerangan dan upaya penganiayaan yang dilakukan salah seorang oknum warga yang merupakan kelompok yang mengklaim lahan HKm sebagai milik pribadi mereka.
Aksi penyerangan dan percobaan penganiayaan yang dialamatkan pada Walijorong Balai Ahad David Ricard Zoni, yang terjadi di lokasi jalan yang diportal oknum warga itu, terjadi pada Sabtu,25 April 2026 sekitar pukul 12.30 WIB, di kawasan areal HKm, saat memantau panen nilam oleh masyarakat Kampuang Melayu.
Saat bersamaan, dimana oknum warga berinisial YL merasa tidak senang atas kehadiran Walijorong di lokasi tersebut, dan langsung melakukan penyerangan dan percobaan penganiayaan pada walijorong Balai Ahad tersebut.


Namun, aksi kriminal itu tidak berlanjut, karena Walijorong Balai Ahad itu tidak gentar dan bersedia melayani aksi oknum warga itu, sehingga nyalinya surut dan sesaat kemudian pelaku langsung menghilang.
Disampaikan Rilman, Jendra Saputra, Ahmad Ferianto, Hendri, Subandi dan Ramadeni ,dan beberapa tokoh masyarakat Kampuang Melayu, Jorong Balai Ahad, Nagari Lubukbasung, kepada kaba12, Selasa, (5/5/2026) yang meminta kasus itu diusut tuntas oleh pihak kepolisian dan menangkap pelaku.
Pasalnya, aksi penyerangan dengan senjata tajam itu sangat melukai perasaan warga , pasalnya tindakan yang dilakukan sebagai bentuk pelecehan terhadap aparat pemerintah yang dihormati warga setempat, “ latar belakangnya jelas,tapi kenapa Walijorong yang tujuannya untuk melihat kondisi di lapangan saja, malah diserang, kami sangat tidak menerima hal itu. Kami berharap, aparat kepolisian segera mengambil tindakan dan mengamankan pelaku, “tegas beberapa warga yang meyanyangkan sikap pelaku itu.

Waktu dikonfirmasi kaba12 via ponselnya secara terpisah, Walijorong Balai Ahad David Ricard Zoni, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, secara personal pihaknya baik-baik saja dan tidak mengalami luka atau dampak tindakan pisik lain, menyusul aksi penyerangan yang dilakukan oknum warga di Kampuang Melayu tersebut.
Namun, Walijorong Balai Ahad itu, sudah melaporkan kejadian itu pada Polres Agam dan sudah direspon , “rencananya, Rabu, (6/5/2026) besok, akan digelar rekonstruksi awal di lokasi kejadian. Kami memang berharap, hal itu bisa segera ditangani, sehingga bisa menjadi proses pembelajaran, “sebutnya.
Bahkan, secara khusus pihaknya juga sudah melaporkan kejadian itu pada Walinagari Lubukbasung selalu atasan langsung dan pihaknya sudah menceritakan runut kejadiannya, “mudah-muhadan, kasus itu bisa segera terungkap dan bisa segera selesai. Kami, sesuai tugas yang diamanahkan warga, sepenuhnya akan berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat, tidak lebih, “tegas David Ricard Zoni lagi.
(HARMEN)