Kaba Agam

Jalan “Gantiang”Hambat Distribusi Material Dampak Bencana, Zulpardi Sebut Pemprov.Sumbar Lamban

Lubukbasung,kaba12 — Akses propinsi yang “gantiang” alias nyaris putus di ruas Ngungun, Nagari Kayu Pasak, kecamatan Palembayan yang menghubungkan Palembayan-Matur kondisinya makin memprihatinkan.

Bahkan, ruas jalan yang nyaris putus dampak bencana hidrometeorologi 2025, November tahun lalu, hingga kini masih belum tersentuh perbaikan,sehingga tidak bisa dilewati kendaraan bertonase lebih besar, terutama kendaraan pengangkut barang dan material.

Dampak ruas jalan yang tinggal separuh itu, tidak bisa dilewati berbagai kendaraan bermuatan barang, termasuk truk bermuatan material penting yang akan digunakan untuk rehabilitasi dampak bencana.

Kondisi ini, menjadi perhatian khusus Zulpardi, anggota Komisi III DPRD Agam dari fraksi PAN, yang mengaku kondisi itu sudah berlangsung sejak pasca bencana, sehingga sangat menyulitkan akses kendaraan yang diproyeksikan untuk penanganan dampak dan pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah kecamatan Palembayan.

Bahkan, Zulpardi Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Agam itu menuding, unsur terkait di Pemprov.Sumbar lamban dalam penanganan sarana utama yang berdampak terhadap pembenahan sarana lain, termasuk kebutuhan warga terdampak bencana.

“ Pemprov.Sumbar lamban bergerak,banyak ruas jalan propinsi yang terdampak bencana di Kabupaten Agam, yang beresiko tinggi, dan tidak menjadi prioritas, baik ruas jalan di Ngungun termasuk di ruas jalan Kelok 44 dan Sungai Landia, kami berharap, hal ini betul-betul menjadi super prioritas dan segera ditangani, “tegasnya.

Zulpardi juga menyebutkan, memasuki bulan Mei, bulan kelima tahun 2026, pergerakan untuk pembenahan ruas jalan utama yang terdampak bencana, dengan tingkat kerawanan yang sangat tinggi masih belum juga dibenahi, “kami kuatir, dengan intensitas curah hujan yang masih tinggi, akan berdampak lebih buruk terhadap kondisi sarana vital di berbagai titik tersebut, “tegasnya serius.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, pasca viral kasus jalan propinsi yang “menganga”di kawasan Lubukbasung yang mendapat respon dari UPT.Jalan Agam-Bukittinggi DPU Sumbar, termasuk Dinas PUTR Agam yang langsung turun ke berbagai lokasi rawan.

Informasi yang diperoleh kaba12, tim Pemprov Sumbar itu, selain sudah mencek kondisi jalan di ruas Simpang Gudang-Balai Salasa, juga sudah meninjau lokasi jalan kelok 44, termasuk ruas jalan Simpang Patai-Palembayan, termasuk di titik yang dikuatirkan ambruk oleh Zulpardi.

“Kita akan terus desak Pemprov Sumbar untuk segera membenahi ruas jalan yang kondisinya saat ini rusak. Pemprov.Sumbar sudah mengalokasikan Rp20 miliar untuk perbaikan di berbagai titik. Kami harap, warga bersabar,proses perbaikan sedang diupayakan segera, “sebut Ofrizon, Kadinas PUTR Agam menjawab kaba12 beberapa waktu lalu.

(HARMEN)

0Shares
Jalan “Gantiang”Hambat Distribusi Material Dampak Bencana, Zulpardi Sebut Pemprov.Sumbar Lamban
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   2   =  

To Top