Kaba Agam

Usai Balai Salasa, Giliran Pasa Lamo Ditanami Pisang, Korban Makin Banyak Berjatuhan

Lubukbasung,kaba12 — Usai viral jalan propinsi ditanami pohon pisang orang warga, akibat jalan yang berlobang, giliran warga di Hilir Pasar Lamo Lubukbasung kembali menanami jalur jalan yang berlobang menganga dengan pohon pisang Selasa, (28/4/2026).

Warga yang kecewa karena ruas jalan yang sudah sejak lama rusak itu, masih tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, pasalnya selain sangat mengganggu, jalan yang berlobang juga semakin banyak menelan korban.

Seperti halnya Senin, (27/4/2026) malam, diinformasikan beberapa kendaraan terjebak lobang, sehingga menyebabkan warga terjatuh, bahkan ada mobil yang vleg nya patah akibat terjerambab ke dalam lobang yang cukup dalam.

Sebelumnya, aksi warga yang protes menanami pohon pisang di tengah jalan, akibat ambuknya badang jalan akibat gorong-gorong yang ambruk, sehingga memberi penampakan lobang yang menganga dalam, langsung mendapat reaksi dari pemerintah, selain turunnya UPT Jalan Agam-Bukittinggi, Kadinas PU Agam juga turun ke lapangan untuk mencek kondisi.

Jalan berlobang yang juga sudah cukup lama terlihat di Hilir Pasar Lamo, Jorong Pasar Lubukbasung,juga tidak mendapat respon,setidaknya dicek tim terkait dan diberi rambu peringatan, “sudah semakin banyak yang jatuh, bahkan vleg mobil sempat patah masuk lobang, “ungkap Yudi dan Asrinal, warga Lubukbasung kepada kaba12.

Sebelumnya menjawab kaba12, Ofrizon, Kadinas PU Agam menyebutkan, ruas jalan yang kondisinya saat ini rusak sudah mendapat atensi dari Pemprov.Sumbar, bahkan sudah didata, setidaknya ada 20 titik yang harus ditangani segera.

“Kita berharap, ruas jalan propinsi yang sepenuhnya ditangani oleh Pemprov.Sumbar itu, bisa segera diperbaiki. Kami kerap berkoordinasi dan meminta penanganan ruas jalan itu dipercepat, “sebutnya.

Selain ruas Simpang Gudang-Simpang Padanglua, mayoritas ruas jalan propinsi di Kabupaten Agam kondisinya saat ini memprihatinkan,selain dampak pemeliharaan yang tidak kunjung dilakukan, juga dampak bencana hidrometeorologi 2025 lalu, seperti halnya ruas Simpang Patai-Palembayan-Palupuah, ruas Palembayan – Matur dan beberapa lokasi lain.

(HARMEN)

0Shares
Usai Balai Salasa, Giliran Pasa Lamo Ditanami Pisang, Korban Makin Banyak Berjatuhan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   6   =  

To Top