Kaba Agam

Jalan Ditanami Pohon Pisang Ditinjau UPT Jalan Sumbar, Ofrizon : Segera Dibenahi, Warga Diminta Bersabar

Lubukbasung,kaba12 — Jalan propinsi penuh lobang di ruas Simpang Gudang – Padanglua, termasuk di ruas Palembayan-Matur-Palupuah, akhirnya mendapat perhatian khusus pemerintah, khususnya tim Balai Jalan Sumatera Barat yang bermarkas di Bukittinggi.

Bahkan, setelah viral di media termasuk di media sosial, ruas jalan Balai Salasa yang berlobang besar dan ditanami pohon pisang oleh warga, tim Pemkab.Agam yang dipimpin Kadinas PU Agam Ofrizon bersama tim Balai Jalan DPU Sumbar, langsung meninjau lokasi jalan yang menghebohkan dunia maya itu.

Saat mencek kondisi jalan yang berlobang, tim langsung membersihkan pohon pisang yang ditanam dan memasang rambu pembatas, mengantisipasi dampak terhadap pengguna jalan. Diyakini, perbaikan ruas jalan yang bermasalah di banyak titik tersebut, akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Menjawab kaba12,Senin, (27/4/2026) Ofrizon, Kadinas PUTR Agam menjelaskan, pemerintah sangat respon dengan keluhan warga dan kondisi di lapangan, termasuk kondisi ruas jalan propinsi yang masih rusak, terutama terdampak bencana hidrometeorologi.

Dijelaskan Ofrizon, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor : 620-357-2023 tentang Penetapan Status Ruas Jalan menurut Fungsi dan Statusnya Sebagai Jalan Provinsi, Ruas Jalan yang menghubungkan Simpang Gudang Manggopoh sampai Simpang Padanglua, merupakan jalan dengan status kewenangan Provinsi Sumatera Barat dengan nomor ruas P.025. Panjang 69,43 KM.

Disebutkan, Pemkab.Agam secara intens melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat dan UPT Pelaksanaan Jalan Wilayah Bukittinggi dan Agam, terkait pemeliharaan jalan Manggopoh – Padang Lua (P.025) tersebut.

Ofrizon menyebutkan, berdasarkan keterangan pihak pemerintah provinsi, akan dilakukan rehabilitasi terhadap jalan tersebut pada tahun 2026 ini.” Dihimbau kepada penguna jalan untuk berhati hati karena bencana alam hidrometeorologi mengakibatkan banyaknya bahu jalan yang teban, terimbun longsoran dan berlubang. Kami minta masyarakat bersama, karena kamipun mendesak agar perbaikan segera dilakukan, “tegas Kepala DPUTR Agam itu lagi.

Namun, masih belum dipastikan, kapan jadual perbaikan dan rehabilitasi jalur jalan yang rusak itu akan dibenahi, karena di beberapa titik sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, ruas jalan Simpang Gudang- Padanglua yang banyak lobang, bahkan diperkirakan lebih dari 20 titik, termasuk ruas kelok 44 yang berantakan dampak bencana hidrometeorologi 2025 lalu.

Bahkan di banyak titik, ruas jalan banyak yang berlobang dengan diameter yang cukup besar, dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan, diantaranya Balai Salasa, hilir Pasar Lamo Lubukbasung, jalur galombang Koto Malintang, depan kompleks SMKN 1 Tanjung Raya, kawasan Bayur, Maninjau, kelok 44, kawasan Matur, ruas Sungai Landia sampai ke IV Koto dan Padanglua.

(HARMEN)

0Shares
Jalan Ditanami Pohon Pisang Ditinjau UPT Jalan Sumbar, Ofrizon : Segera Dibenahi, Warga Diminta Bersabar
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   3   =  

To Top