Lubukbasung, kaba12 — Banjir yang tiba-tiba merendam wilayah Kota Lubukbasung diduga berasal dari hulu sungai aliran Bandar Baru, ternyata tidak hanya merendam ruas jalan utama di Padang Baru, ternyata meluas sampai ke wilayah Surau Kariang, Pulai,bahkan sampai ke Nagari Kampuang Pinang.
Tingginya debit air ditambah tidak memadainya drainase pusat kota Lubukbasung, yang di berbagai titik tersumbat .

Informasi yang diperoleh kaba12, banjir yang muncul tiba-tiba ditengah cuaca panas di Lubukbasung juga memenuhi jalur jalan depan kantor walinagari Kampung Pinang yang berjalan sekitar 3 km dari Padang Baru, Lubukbasung.
Hingga berita ini ditayangkan, debit air di permukaan jalan utama kota,termasuk ke beberapa areal perkebunan jagung milik warga masih tinggi.
Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra yang memantau kondisi di lapangan, membenarkan luapan banjir yang memenuhi berbagai kawasan utama di Kota Lubukbasung,bahkan di kawasan Kampung Pinang.
Camat Lubukbasung yang sengaja turun ke beberapa lokasi memantau kondisi banjir yang memenuhi permukaan jalan.

Namun, pihaknya masih belum dapat memastikan penyebab banjir yang muncul di Lubukbasung dan Kampuang Pinang tersebut,” kita masih menduga, debit air besar di aliran sungai kecil yang berada di pusat kota dari bagian hulu,kita masih monitor di lapangan,” sebut Ricky Eka Putra.
Sementara pantauan kaba12, hingga Minggu ,(8/2/2026) malam pukul 22.45 WIB, debit air masih tinggi di permukaan jalan utama kota.
(HARMEN)