Lubukbasung,kaba12 — Dampak curah hujan tinggi kembali memicu longsor di berbagai titik di Kabupaten Agam, termasuk di ruas jalan Simpang Panta, Matur menuju kawasan Ngarai Sianok, perbatasan Agam-Kota Bukittinggi kembali terputus akibat tertutup longsor.
Informasi yang diperoleh kaba12, longsor terjadi di kawasan kelok S, Jorong Jambak, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, yang menghambat akses lalulintas.
Diinformasikan, puluhan kendaraan sempat terjebak di kawasan yang terkenal padat arus lalulintas tersebut, pasalnya material longsor yang cukup tinggi menyebabkan kendaraan tidak bisa melewati tumpahan longsor.

Namun,para pemilik kendaraan roda dua terlihat memaksakan diri untuk menyeberangkan kendaraan dari tumpukan material lumpur dan kayu-kayu yang menimbun badan jalan, agar bisa terlepas dari akses jalan yang terputus akibat longsor.
Ruas jalan Panta-Ngarai Sianok, IV Koto sampai ke perbatasan Bukititnggi, menjadi salah satu ruas jalan yang padat arus kendaraan, yang kerap tersekat akibat longsor dalam beberapa hari terakhir, seperti halnya kemarin di kelok Limau dan kelok Mercedes, yang menyebabkan akses jalan terputus, bahkan 1 minibus ikut terbenam lumpur.

Kondisi itu dibenarkan Camat IV Koto Subchan menjawab kaba12, yang menyebutkan, longsor yang menutup badan jalan itu, sudah dilaporkan pada BPBD Agam, dan tengah diupayakan penanganan di lapangan.
Diakui Ben Subchan, ruas jalan Simpang Panta,Matur-Ngarai Sianok, IV Koto menjadi salah satu ruas jalan yang padat dilalui, namun dalam sebulan terakhir, kawasan itu sering terdampak longsor dan banjir, menyusul hujan lebat yang mendera wilayah tersebut.
(HARMEN)