Lubukbasung,kaba12 — Setelah beberapa hari BPBD Agam tidak mengupdate data kebencanaan di situs yang dibuat, terhitung Senin, (22/12) dilakukan penyesuaian data terkait dengan dampak bencana hidrometeorologi 2025 di Kabupaten Agam.
Penyesuaian data terutama terkait dengan jumlah korban meninggal dan korban yang masih dinyatakan hilang, dimana saat ini, tercatat sebanyak 163 orang dinyatakan meninggal dunia, dari data sementara terakhir sebelumnya mencapai 192 orang.


Dari total 163 orang meninggal tersebut yang terbanyak di kecamatan Palembayan mencapai 136 orang, di kecamatan Malalak 14 orang, di kecamatan Tanjung Raya sebanyak 10 orang, di Kecamatan Matur 1 orang, Kecamatan Palupuah 1 orang dan di kecamatan Ampek Nagari 1 orang.
Dari total 163 orang yang dinyatakan meninggal 23 orang ditemukan belum teridentifikasi,diantaranya sebanyak 18 orang ditemukan dalam kondisi tubuh utuh dan 5 ditemukan body part ( bagian tubuh ), yang mayoritas sudah dikebumikan dengan layak.

Pembaruan data terkini dampak bencana hidrometeorologi 2025 Kabupaten Agam itu disampaikan Roza Syefridianti, Kadinas Kominfo Agam menjawab kaba12, Senin ,(22/12), terkait dengan perkembangan kondisi di lapangan, dan penetapan perpanjangan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari di kabupaten Agam, terhitung tanggal 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Dari data yang diperoleh kaba12, juga terlihat ada perubahan data lainnya baik jumlah korban yang dinnyatakan hilang, jumlah kerugian, dan sarana terdampak lain.
(HARMEN)