Lubukbasung,kaba12 — Hujan deras yang kembali melanda wilayah Kabupaten Agam, mengundang ketakutan. Pasalnya, dampak hujan lebat yang mengguyur berbagai kecamatan di daerah ini Minggu, (14/12) siang hingga menjelang malam, kembali memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Informasi yang dihimpun kaba12 dari berbagai sumber menyebutkan, dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Tanjung Raya, kembali memicu banjir bandang di wilayah Nagari Sungai Batang. Banjir besar itu kembali merusak rumah penduduk, bahkan 1 unit sekolah dasar di Jorong Labuah, rusak parah.

Bahkan, diinformasikan beberapa warga terdampak, harus dievakuasi keluar dari lokasi terdampak galodo, karena kondisi luapan air berwarna keruh semakin membesar, dengan bentangan kerusakan yang semakin meluas di lokasi yang dua pekan lalu dilanda bencana serupa.
Kekuatiran warga juga terjadi di wilayah Nagari Koto Kaciak dan Paninjauan, dampak curah hujan tinggi kembali memicu luapan air, bahkan di beberapa lokasi terjadi banjir.

Termasuk di wilayah Palembayan, diinformasikan warga dampak hujan lebat Minggu, (14/12) menyebabkan arus sungai di area terdampak banjir bandang di Kayu Pasak,Koto Alam dan Silungkang kembali meningkat, sehingga warga memilih menghentikan kegiatan dan mencari lokasi aman.
Menyikapi kondisi di lapangan, sebelumnya dari jajaran Pemkab.Agam, seperti disampaikan Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, untuk mewaspadai terjadinya banjir susulan,terutama di titik-titk rawan.
Warga diminta untuk lebih waspada, dan segera mencari tempat aman, tidak terjadi peningkatan arus sungai, apalagi jika curah hujan tinggi, karena sesuai prediksi BMKG dalam beberapa hari kedepan, wilayah Kabupaten Agam masih akan dilanda hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Sementara hingga Minggu sore, kaba12 belum memperoleh data resmi, terkait dampak banjir bandang susulan yang terjadi di beberapa lokasi khusus di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.
(HARMEN)