DPRD Agam

Basarnas Butuh Alat Berat di Malalak Ketua DPRD Agam Langsung Respon

Malalak, kaba12 — Ketua DPRD Agam H.Ilham,LC,MA , respon permintaan tim Basarnas dan tim gabungan penanganan dampak bencana yang tengah bekerja intensif untuk melakukan proses pencarian terhadap para korban yang masih dinyatakan hilang akibat terjangan banjir bandang di Jorong Toboh,Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Rabu, (26/11) lalu, yang membutuhkan alat berat tambahan, terutama eksavator mini.

Tambahan eksavator mini itu, akan sangat membantu upaya penanganan dampak bencana, terutama proses pembersihan material banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Pasalnya, banyak tumpukan material yang menyebar di berbagai titik, dengan volume yang cukup besar, sehingga dibutuhkan alat berat untuk proses pembersihannya.

Hal itu, terungkap saat Ketua DPRD Agam H.Ilham,LC,MA mendatangi posko Basarnas yang terlibat aktif dalam proses pencarian para korban bencana banjir bandang di Toboh, Malalak Timur, dan proses penanganan dampak bencana di wilayah Malalak, Senin, (8/12).

Dalam kunjungannya ke Malalak, Ketua DPRD Agam itu, berdialog dengan para personil Basarnas yang sejak awal pasca bencana galodo yang meluluh-lantakkan wilayah itu, sudah terjun ke lapangan, bahkan bersama warga setempat dan tim SAR Gabungan, berhasil menemukan 11 orang warga yang meninggal dan 6 orang masih dinyatakan hilang.

“Kita memantau perkembangan penanganan dampak bencana banjir bandang di Toboh, Malalak Timur, yang tidak hanya menyebabkan 11 warga meninggal dan 6 orang lainnya masih hilang, tapi juga merusak berbagai infrastruktur yang ada di wilayah itu, kita sangat berduka dan prihatin, “ungkap H.Ilham.

Ketua DPRD Agam itu, menyebut,pihaknya berdiskusi dengan para personil Basarnas dan tim gabungan lain, terkait progress penanganan dampak bencana dan kendala yang dihadapi, “dukungan alat berat menjadi salah satu poin penting yang dibutuhkan para personil di lapangan, agar upaya penanganan bisa lebih maksimal, “jelasnya.

H.Ilham, menyebutkan, hal itu menjadi catatan penting pihaknya dan akan dikoordinasikan dengan Komandan Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam, “kita akan koordinasikan , dan segera ditindaklanjuti, “tegasnya.

Selain berdialog dengan para personil Basarnas dan tim gabungan, Ketua DPRD Agam juga menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih pihaknya di DPRD Agam dan masyarakat Kabupaten Agam, atas kerja kemanusiaan yan dilakukan seluruh unsur SAR Gabungan untuk membantu warga terdampak bencana.

Ketua DPRD Agam itu juga menyerahkan bantuan di posko penanganan dampak bencana, untuk mendukung aktivitas para personil di lapangan. Sementara, 13 hari pasca bencana di Malalak, saat ini, upaya penanganan masih terus dilakukan, termasuk pasokan bantuan terus berdatangan untuk membantu warga terdampak.

(HARMEN)

0Shares
To Top