Lubukbasung,kaba12 — Akses jalan Maninjau-Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya,yang masih terputus akibat material longsor yang belum dibersihkan, membuat sebagian warga memilih Jorong Lanuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, Selasa, (2/12) malam.
Tercatat sebanyak 13 warga dari 6 kepala keluarga asal Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, memilih mengungsi ke rumah keluarga dekat ke Lubukbasung, di Balai Akaek,Jorong Balai Akaek, Nagari Lubukbasung.
Dari 13 pengungsi itu, sebanyak 8 orang, dijemput anak dan keluarganya untuk dibawa Palembang, Lampung dan Pesisir Selatan, Rabu, (3/12), dan saat ini, tinggal 5 jiwa dari 3 KK yang tinggal sementara di rumah keluarga di Balai Akaek tersebut.

Tim kaba12 yang mendapat laporan dari warga terkait adanya warga terdampak bencana mengungsi di wilayah Balai Akaek itu, bersama Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra bersama Walijorong Balai Akaek, Nagari Lubukbasung David Ricard Zoni bersama Kasi.Trantibum Lubukbasung Fadly, langsung mendatangi para korban Rabu sore.

Walijorong Balai Aaek, David Rizard Zoni langsung melakukan pendataan termasuk meminta foto KK masing-masing korban yang mengungsi untuk dilaporkan dan dikoordinasikan untuk penanganan lebih lanjut, dan dirumuskan langkah-langkah penanganan bersama pihak kecamatan.
“Kita akan langsung laporkan kondisi ini dalam rapat evaluasi penanganan dampak bencana Rabu malam. Kita juga akan koordinasikan dengan camat Tanjung Raya, untuk mengsingkronkan data, sehingga untuk proses penanganan bisa lebih maksimal, “sebut Ricky Eka Putra, camat Lubukbasung.

Kepada para pengungsi, camat Lubukbasung itu meminta warga bersama, karena saat ini, pemerintah masih dalam proses penanganan, apalagi saat ini, akses masuk menuju Sungai Batang sudah mulai bisa dilalui melalui Tanjungsani, “mudah-mudahan dalam dua-tiga hari ini, akses jalan dari Maninjau menuju Sungai Batang bisa dibuka, karena saat ini tim penanganan dampak bencana masih terus bekerja, “jelas Ricky Eka Putra lagi.

Camat Lubukbasung itu, juga menyerahkan bantuan berupa nasi bungkus, bahan sembako berupa beras, selimut, mie instan yang berasal dari posko relawan kaba12, yang berasal dari berbagai donator spontan, termasuk kalangan perantau dan mantan pejabat yang pernah bertugas di Kabupaten Agam.
(HARMEN)