Palembayan,kaba12 — Polda Riau back-up penanganan dampak bencana yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh dengan mengirimkan 360 personil berkemampuan rescue dan SAR, termasuk mengirimkan 2 eksavator untuk membantu proses penanganan dan evakuasi dampak bencana di wilayah Kabupaten Agam. Bahkan, pihaknya juga mengirimkan 34 psikolog untuk trauma healing bagi warga terdampak bencana.
Dukungan itu,sesuai dengan instruksi Kapolri, sebagai bentuk dukungan lintas propinsi, mengingat wilayah Riau berada tak jauh dari lokasi terdampak bencana di 3 propinsi saat ini.

Hal itu dijelaskan Kapolda Riau Irjen.Pol.Herry Wiryawan, saat bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang di Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Minggu, (30/11).
“Kami melakukan backup untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dua hari lalu Polda Riau telah mengirim Brimob, Samapta, serta total 390 personel dengan kemampuan rescue dan SAR. Kami juga mengirimkan dua ekskavator yang kini sudah beroperasi di lapangan,” ungkapnya kepada Pers.
Ditambahkan, pihaknya juga akan menambah tenaga psikolog juga akan ditambah, “InsyaAllah besok atau Selasa kami kirim tambahan 34 psikolog untuk trauma healing. Ini duka kita bersama, dan kami hadir untuk menguatkan sebagai saudara. Posko dari Mabes Polri juga telah berdiri sebagai pusat identifikasi, serta command center untuk mendukung komunikasi lintas Polda,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kehutanan Rajo Juli Antoni dan Kapolres Pada kesempatan itu, Menteri Kehutanan RI turut menyerahkan 180 paket bantuan sembako untuk warga terdampak. Bantuan tersebut berisi telur, mi instan, beras, minyak goreng, sarden, teh, kopi, gula, sabun cuci, sabun mandi, tikar, dan perlengkapan kebutuhan lainnya.
(HARMEN)