Dalko, kaba12 — Dua warga Jorong Arikia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, hingga Sabtu,(29/11) masih tertimbun material longsor pasca banjir bandang yang menghantam wilayah Subarang Aia Arikia, Kamis, (27/11) lalu.
Hantaman banjir bandang yang melanda kawasan itu, dampak hujan lebat yang mengguyur wilayah Tanjung Raya sepekan terakhir itu, menyebabkan setidaknya 10 rumah warga hancur, bahkan 2 warga menjadi korban, yakni pasangan suami-istri Sarifuddin dan Emnimar, akibat amukan material banjir bandang yang merendam pemukiman penduduk tersebut.

Upaya pencarian yang dilakukan secara manual oleh warga bersama para pemuda dan KSB Nagari Dalko, dibantu para petugas penanganan bencana, hingga Sabtu, (29/11) masih belum membuahkan hasil. Dua warga yang tertimbun material longsor pasangan suami- istri Afrizul dan Mariana, masih belum ditemukan.
Walinagari Dalko Azino Parman menyebutkan, upaya pencarian masih terus dilakukan pihaknya bersama tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di kawasan terdampak banjir bandang yang melanda Subarang Aia, Jorong Arikia tersebut.

Bahkan, sepanjang Sabtu, (29/11) proses penyisiran diperluas di titik lain termasuk dalam melakukan penggalian di berbagai titik yang ditengarai menjadi lokasi korban terbenam material banjir bandang, “kami mohon bantuannya, mohon dukungan berbagai pihak dalam proses pencarian korban, semoga korban segera ditemukan, “sebut Azino Parman, Walinagari Dalko kepada kaba12.

Banjir bandang yang mandi wilayah Arikia, Nagari Dalko itu, memicu kengerian tersendiri, pasalnya , kawasan terdampak banjir bandang berada di wilayah di perbukitan dengan aliran sungai yang cukup besar. Hujan deras berkepanjangan diduga memicu meluapnya aliran sungai di Subarang Aia, memicu banjir bandang yang merendam wilayah itu.
(HARMEN)