Kaba Agam

Dampak Bencana Meluas,Lubukbasung-Bukittinggi Putus, Banjir Muara Kandang Makin Tinggi

Lubukbasung,kaba12 —- Dampak bencana akibat cuaca ekstrem dampak bibit siklon 95B plus IOD negative yang memicu hujan lebat berkepanjangan hingga tanggal 29 November sesuai prediksi BMKG, semakin meluas di Kabupaten Agam. 13 kecamatan terdampak, intensitas kebencanaannya semakin bertambah.

Bahkan, di beberapa kecamatan banjir dan tanah longsor justru semakin parah, seperti halnya di Malalak, IV Koto, Matur, Tanjung Raya, Lubukbasung, Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, Palembayan dan Palupuah. Informasi yang diperoleh kaba12, debit banjir di mayoritas kecamatan semakin bertambah, termasuk titik longsor.

Kondisi cuaca Kamis,(27/11) makin ekstrem dengan curah hujan yang tinggi sejak. Kondisi ini, membuat aktivitas warga terganggu, baik anak-anak sekolah, termasuk kegiatan perkantoran. Pantauan kaba12 di Lubukbasung, beberapa lokasi sudah tergenang banjir.

Sementara informasi yang dihimpun, dampak curah hujan tinggi hingga Kamis pagi menyebabkan tersekat akses jalan Lubukbasung-Manijau akibat longsor di Muko-Muko,Nagari Koto Malintang. Material longsor dengan volume yang cukup tinggi, membuat akses jalan terputus total.

Kondisi di jalur Lubukbasung-Maninjau juga dipenuhi luapan banjir di sepanjang ruas jalan, akibat luapan aliran sungai yang memenuhi areal persawahan penduduk di kiri-kanan jalan.bahkan, akses jalan menuju Bukittinggi juga terputus akibat banjir dan tanah longsor di beberapa lokasi.

Sementara di Muaro Kandang, Salareh Aia, Palembayan luapan banjir makin parah menyebabkan semakin tersekatnya arus lalulintas di jalan lintas Sumatera ruas Manggopoh-Simpang Ampek. Ketinggian air di permukaan jalan diinformasika warga sudah mencapai 1 meter, sehingga kendaraan sudah melewati jalur jalan tersebut.

Bahkan, di kawasan Simpang Gudang dan Pasar Durian Durian Manggopoh, jalur jalan ruas Lubukbasung-Padang juga mulai direndam banjir akibat luapan Batang Antokan. Kondisi ini dipreksi masih akan bertambah, menyusul curah hujan yang semakin meningkat Kamis pagi ini.

Menyikapi kondisi itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Dr.M.Lutfie, menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama jika beraktivitas di luar biasa, menyusul kondisi cuaca ekstrem yang sudah berdampak terhadap masyarakat di berbagai kecamatan.

Saat ini, Pemkab.Agam tengah menangani dampak bencana yang terjadi di berbagai kecamatan, bahkan saat ini, seluruh kantor camat dijadikan posko penanggulangan bencana di wilayah masing-masing, dan memprioritaskan keselamatan masyarakat.

Sementara, kejadian terkini yang cukup besar adalah bencana banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, yang menghancurkan puluhan rumah, meratakan seluruh bangunan yang ditimbun material longsor, bahkan diinformasikan ada warga yang meninggal dunia.

(HARME)

0Shares
Dampak Bencana Meluas,Lubukbasung-Bukittinggi Putus, Banjir Muara Kandang Makin Tinggi
To Top