Kaba Terkini

Dihantam Dampak Cuaca Ekstrem, Agam Berlakukan Status Tanggap Darurat Bencana

Lubukbasung,kaba12 — Dihantam dampak cuaca ekstrem sejak Jumat pekan lalu, Kabupaten Agam berlakukan tanggap darurat bencana untuk seluruh wilayah kecamatan, menyusul serangkain dampak kebencanaan yang terjadi sejak Minggu, (23/11) lalu.

Keputusan status tanggap darurat bencana itu, ditetapkan Bupati Agam dalam rapat khusus yang digelar Selasa, (25/11) yang dipimpin Bupati Agam H.Beni Warlis dan Sekab.Agam Dr.M.Lutfie, melibatkan seluruh unsur OPD Pemkab.Agam dan seluruh camat di Kabupaten Agam via daring.

Dalam rapat darurat via video conference itu, hadir seluruh Asisten Sekba.Agam, staf ahli, Kadinas PUTR Agam, Kadinas Kominfo,Bappeda,Bappenda,dan para kepala OPD Pemkab.Agam tersebut, ditetapkan beberapa keputusan penting membahas tanggap darurat bencana alam yang sedang terjadi di Kabupaten Agam.

Seperti dijelaskan Kadinas Kominfo Agam Roza Syefridienti didampingi Kabid.Kerjasama dan Informasi (KIP) Eki Marlinda, dalam penetapan status tanggap darurat tersebut, Bupati bertindak sebagai koordinator utama, dan BPBD sebagai pelaksana teknis.

Dijelaskan, saat ini tercatat 9 dari 16 kecamatan terdampak bencana berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin puting beliung. Tidak terdapat korban jiwa, namun sebagian masyarakat telah dievakuasi dan mengungsi. Dampak utama meliput,akses jalan terputus akibat longsor, jalan terhalang pohon tumbang,kerusakan infrastruktur akibat banjir, pemadaman listrik yang menyebabkan gangguan komunikasi.

Sesuai hasil keputusan rapat tanggap darurat yang digelar, Pemkab.Agam mengambil sejumlah langkah strategis yakni
menyiapkan dua posko bencana, yaitu di Kantor BPBD Agam untuk posko wilayah Barat dan Kantor Camat Banuhampu untuk posko wilayah Timur.

Meliburkan sementara proses belajar-mengajar untuk SD (dan SMP jika terdampak) di wilayah terdampak bencana, melakukan update informasi bencana oleh masing-masing OPD dan Kecamatan terdampak di masing-masing lokasi dapat dipantau real-time. (Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan update berita terkait bencana Agam ini).

Ditambahkan Eki Marlinda, seluruh OPD melakukan inventarisasi kebutuhan kebencanaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun pihak swasta, termasuk memberdayakan potensi kecamatan terdampak mengingat keterbatasan peralatan dan sulitnya akses.

Bupati Agam juga menginstruksikan pengaktifan posko kecamatan dan nagari dengan jadwal piket 24 jam, menggerakkan Tim Reaksi Cepat (TRC) OPD untuk membantu melaksanakan tugas sesuai tupoksi, melakukan evakuasi masyarakat di wilayah rawan bencana, memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang mengungsi.

Ditambahkan, Camat diminta melaporkan kondisi wilayah, ketersediaan peralatan, dan situasi masyarakat secara rutin, “terkait penggunaan dana BTT, diarahkan untuk dipermudah melalui mekanisme audit jika memungkinkan, “jelasnya.

Eki Marlinda menambahkan, Bupati Agam memberi penekanan terkait penanganan darurat bencana dengan fokus utama diarahkan pada penyelamatan jiwa dan keselamatan masyarakat, memberikan ketenangan, pendampingan, dan trauma healing bagi masyarakat terdampak, pemanfaatan seluruh sumber daya yang tersedia untuk percepatan penanganan bencana, penguatan koordinasi dengan Forkopimda dalam penanganan lapangan, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait permohonan bantuan bencana, “pelaporan dan update informasi via Zoom setiap malam setelah Isya, “ jelasnya.

Bupati juga menegaskan, penunjukan koordinator lapangan selain BPBD dan Dinas PU (melalui surat tugas), melengkapi kebutuhan perlengkapan mobilisasi lapangan, penyesuaian aturan Perbup terkait anggaran agar penanganan darurat dapat segera dilaksanakan,” beliau menegaskan, untuk segera mengoperasikan posko di Agam Barat dan Agam Timur, “jelas Kabid.PIK Diskominfo Agam itu lagi.

(HARMEN)

0Shares
Dihantam Dampak Cuaca Ekstrem, Agam Berlakukan Status Tanggap Darurat Bencana
To Top