Kaba Agam

Tanjung Raya Dikepung Banjir, Ratusan Hektar Sawah Terbenam

Maninjau, kaba12 — Wilayah Kecamatan Tanjung Raya betul-betul dikepung banjir. Hujan lebat yang mendera wilayah itu sejak Jumat pekan lalu, hingga Selasa, (25/11) masih diguyur hujan lebat, menyebabkan mayoritas wilayah di kecamatan itu dilanda bencana.

Saat ini, setidaknya sudah 5 nagari yang terdampak banjir dan longsor. Bahkan, volume banjir justru semakin membesar karena intensitas hujan yang sangat tinggi hingga Selasa pagi ini.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Erisnoviardi, staf kantor camat Tanjung Raya menyebutkan, banjir menghantam banyak wilayah nagari sejak Minggu kemarin, dan bertahan hingga Selasa ini, terutama di Nagari Koto Gadang dan Koto Kaciak, dimana luapan air sudah memenuhi jalur jalan propinsi ruas Lubukbasung-Maninjau.

Banjir bahkan merendam ratusan hektar areal persawahan penduduk, termasuk kolam bibit ikan yang terhampar di kiri-kanan jalan propinsi dari arah Lubukbasung menuju Maninjau. Diperkirakan, volume banjir masih akan bertambah , karen curah hujan masih sangat tinggi.

Hingga Selasa ini, menurut Al Hafizd, Camat Tanjung Raya yang memonitor warga terdampak banjir di Koto Gadang dan Koto Kaciak, Selasa, (25/11), pihaknya masih melakukan pendataan dan memonitor kondisi warga di beberapa titik banjir.

Pihaknya sengaja menyisir berbagai kawasan untuk memastikan kondisi warga aman dari ancaman banjir, termasuk melakukan langkah-langkah antisipasi,jika potensi banjir akan mengancam keselamatan warga, karena diakuinya, banjir yang terjadi saat ini di Tanjung Raya, cukup parah banjir kejadian serupa sebelumnya, “ini banjir terparah yang dialami warga Tanjung Raya sepanjang sejarah, “sebutnya.

Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, di berbagai kecamatan, kondisi serupa juga terjadi, bahkan tim BPBD Agam terlihat mulai kewalahan, karena banyak titik kejadian yang terjadi dalam waktu bersamaan sejak Minggu, (23/11) lalu.

(HARMEN)

0Shares
Tanjung Raya Dikepung Banjir, Ratusan Hektar Sawah Terbenam
To Top