Peristiwa

Dechania Samura Pegawai RS di Pekanbaru, Jenazah Dechania Samura Disemanyamkan di Koto Malintang,

Maninjau,kaba12 — Jenazah Dechania Samura, (27), warga ber KTP Pekanbaru, asal Kampung Sikumbang Jorong Ambacang Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya yang ditemukan sudah tidak bernyawa mengapung di tepian Masjid Ummil Qura Jorong Bancah Nagari Maninjau, Selasa, (7/10), disemayamkan di rumah keluarganya di Koto Malintang.

Keluarga korban yang berada di Pekanbaru,diinformasikan sudah sampai di rumah duka di Koto Malintang, yang disambut tangis histeris ibu dan ayah korban yang tidak menduga mendapat musibah seperti yang dialami anaknya tersebut.

Sementara,terkait dengan penyebab kematian korban yang masih banyak simpang siur ditengah masyarakat, apalagi di media sosial yang menyebut beragam asumsi, kembali ditegaskan oleh pihak kepolisian, bahwa penyebab kematian korban akibat tenggelam di danau Maninjau dan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzahar, yang Selasa malam kembali menyampaikan relis dan menegaskan kronologis penemuan jenazah korban di Mesjid Ummil Qura, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, yang setelah melalui proses penyeledikan dan visum oleh tim Inafis Polres Agam, disimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau hal lain, yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

Dijelaskan AKP Muzakar, korban Dechania Samura, yang merupakan pegawai salah satu Rumah Sakit di Pekanbaru itu, ditemukan oleh Budiman alias Aciak Budi, warga Jorong Bancah, Nagari Maninjau dan Yuali Umar, garin Mesjid Ummil Qura, Jorong Bancah, Nagari Manggopoh.

Disebutkan, saksi Aciak Budi, yang Selasa pagi berniat akan menangkap rinuak ke danau Maninjau menggunakan perahu melihat ada sesosok mayat yang terapung di permukaan danau dengan posisi telungkup sekitar 2 meter dari tepian danau. Melihat hal itu, Aciak Budi langsung menginformasikan pada Yuali Umar yang sedang berada di rumah garin.

Setelah keduanya menyaksikan ada mayat yang terapung di danau tersebut, keduanya menginformasikan hal itu pada warga setempat, yang langsung melaporkan pada pihak Polsek Tanjung Raya.

Mendapat laporan tersebut, ulas AKP.Muzakar, pihaknya bersama unsur Forkopimca Tanjung Raya langsung mendatangi lokasi penemuan mayat, dan langsung mengevakuasi mayat korban ke Puskesmas Maninjau untuk identifikasi oleh Tim Inafis Polres Agam dan proses visum.

“Dari hasil pemeriksaan itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, “tegas AKP Muzakar.

Ditambahkan Kapolsek Tanjung Raya itu, hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan, menyusul ditemukannya identitas korban, baik KTP, kunci motor, STNK, ponsel dan kertas berisi nomor pin ponsel serta nomor HP milik pacar korban, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan diperoleh informasi terkait dengan keberadaan korban sebelum meninggal.

Dijelaskan AKP.Muzakar, sesuai ketentuan Fadli, teman dekat korban, warga Ampek Angkek, Agam, menyebutkan bahwa yang bersangkutan menyampaikan bahwa korban ada masalah dengan kedua orangtuanya, “ komunikasi terakhir Fadli dengan korban, Senin, (6/10) di Bukittinggi sekira pukul 17.00 WIB, dan korban menyebutkan, akan pulang kampung ke Maninjau, “jelasnya.

Oplus_131072

Ditambahkan, hasil pengembangan informasi terkait latar belakang keluarga korban, disebutkan AKP.Muzakar, sesuai informasi Wali Jorong Ambacang, Nagari Koto Malintang, Iswandi Kali Tunaro, bahwa korban berasal dari Kampung Sikumbang Jorong Ambacang Nagari Koto Malintang dan kedua orang tuanya Tinggal di Pekan Baru, “saat ini, korban sudah disemayamkan di rumah duka di Kampuang Sikumbang, Jorong Ambacang, Nagari Koto Malintang, “ulasnya.

Kapolsek Tanjung Raya itu menegaskan, sesuai hasil pemeriksaan pihak kepolisian bersama tim medis Puskesmas Maninjau, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan korban diduga meninggal akibat tenggelam di danau Maninjau, persis di tepian masjid Ummil Qura, Jorong Bancah, Nagari Maninjau,”kami menegaskan hal itu, agar tidak muncul berbagai spekulasi dan asumsi terkait dengan penyebab meninggalnya korban, karena kami memantau banyak isu dan asumsi yang muncul, “tegas Kapolsek Tanjung Raya itu lagi.

(HARMEN)

0Shares
Dechania Samura Pegawai RS di Pekanbaru, Jenazah Dechania Samura Disemanyamkan di Koto Malintang,
To Top