Galetek

Menjelang Tiga

Catatan : Harmen

Santiang Bupati Agam nan kini. Itu komentar perdana yang terdengar di sudut-sudut arena perbincangan public, terutama di “kadai-kadai”politik, menyikapi tertatih proses penetapan 1 nama bakal pejabat yang akan menduduki kursi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam.

Santiang (hebat-red), entah dalam artian apa. Tapi mayoritas para tokoh berpendapat justru santiang dalam hal “mempermainkan” analisa, tebak-tebakan dan pilihan satu nama sosok pejabat Sekda Agam menggantikan H.Edi Busti yang memasuki masa pensiunan September mendatang.

Pasalnya,banyak di forum tak resmi, justru sudah ada pihak yang berani mematok satu nama. Entah karena alasan apa, entah merasa sebagai orang dekat, orang kepercayaan atau merasa berharap, calon yang mereka sebut (mana tahu) menjalin pilihan oleh Bupati Agam sebagai pelaksana tugas-tugas manajemen, administrasi, penanggungjawab keuangan dan koordinasi para ASN Pemkab.Agam.

Istilahnya, “takok-takok manggih”. Mana tahu, nama yang disebut melejit dan dilantik menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam yang akan mendayung masa-masa sulit di pemerintahan Kabupaten Agam dengan sejiban persoalan dan potensi masalah yang harus diselesaikan.

Wajar saja banyak yang menyebut Bupati Agam sekarang “hebat”. Karena hingga masa akhir proses seleksi yang ditetapkan Pansel, masih bertahan 10 nama pejabat, masing-masing Andrinaldi, AP,MSi, (Kadishub), Fauzi,S,SSTP, MA ( Staf Ahli Bupati), Hamdi, ST,M,Eng ( Staf Ahli Bupati), Helton,SH,MSi ( Kadisdukcapil), Dr. M. Lutfie, SH,MSi, (Kepala DPMPTSP), Rahmad Lasmono,S,Sos,MAP, ( Kepala Bappeda), Rinaldi,ST,MT (Kadis Perkim), Rio Eka Putra,S,Ip, MSi, ( Kepala Perindag Naker), Syatria,S,Sos, MSi, (Kadis Kominfo) dan Drs.Wilfizar,MSi, CGCAE ( Inspektur Daerah).

Hingga kini, tidak ada pihak yang berani menyatakan, akan tersungkur 7 nama calon dan menyisakan 3 calon untuk diusung ke Kementerian PAN-RB dan Kemendagri sebagai Sekretaris Daerah. Semua masih meraba-raba, menerka-nerka, yang terkadang terkataannya justru akan berbeda dalam hitungan detik. Namanya, juga menebak dan menerka.

Hebatnya Bupati Agam, hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi tentang arah, sosok atau kisi-kisi yang diapungkannya terkait sosok yang diinginkan untuk menahkodai Sekretariat Daerah Pemkab.Agam tersebut. Beni Warlis hanya menyebut, sosok terbaik yang akan menjadi Sekretaris Daerah. Dan ternyata 10 pejabat yang hingga kini masih bertahan dalam proses seleksi sampai akhir, merupakan sosok terbaik, dengan nilai terbaik, bahkan Pansel pun sulit untuk melakukan evaluasi terhadap 10 nama yang sejak awal muncul sebagai kandidat.

Karena memang bukan pilihan yang sulit, karena posisi BA 6 T , menjadi sosok sentral yang akan menjadi penentu pergerakan masa depan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah. Tidak hanya soal roda pemerintahan, aparatur, kegiatan pembangunan, membangun sinergi antar OPD, termasuk menjadi jarring komunikasi dan harmonisasi antar Forkopimda Agam, sebagai payung beragam program yang sudah dicanangkan. Dan menetapkan sosok itu, bulan perkara mudah.

Tapi, entah memang ini strategi Bupati Agam saat ini. Penulis pun, tidak ingin membangun spekulasi, tidak ingin menciptakan opini, karena selama ini banyak yang berpenafsiran, sosok Sekda.Agam, selain sebagai ASN dengan berbagai persyaratan dan kelengkapan administrasi yang mumpuni, lolos 6 tahapan seleksi sejak awal, juga merupakan salah satu “kue politik” dengan beragam asumsi dan latar belakang.

Tapi, faktanya hal itu dinafikan dan terbantahkan dalam proses seleksi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam saat ini. Seluruh pejabat terbaik Agam yang mengikuti tahapan seleksi, ternyata bertahap dengan hasil memuaskan hingga 4 tahapan seleksi Pansel ( diluar seleksi administrasi dan uji kompetensi).

Public akan menunggu hingga babak akhir proses seleksi, minimal sampai penentuan 3 besar, yang dijadualkan akan ditetapkan tanggal 22 Agustus ini. Akankah, opini tentang Bupati Agam itu hebat bertahan hingga babak akhir. Atau akan ada kejutan-kejutan lain, yang justru akan memantik reaksi dari sebagian pihak yang jelas-jelas punya kepentingan dengan sosok Sekretaris Daerah Kabupaten Agam. Atau memang, tebak-tebakan yang kini ramai diperbincangan terbukti. Kita Tunggu Saja.-(*).

0Shares
Menjelang Tiga
To Top