Pemkab Agam

Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi, Beny Warlis : Jual Diatas HET, Kita Tindak Tegas

Lubukbasun,kaba12 — Bupati Agam H.Beny Warlis bertegas-tegas soal upaya menjaga stabilitas harga pupuk termasuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk kalangan petani. Bahkan, pemerintah akan memberi tindakan tegas bagi pihak-pihak yang sengaj mempermainkan harga termasuk menjual pupuk bersubsidi di atas harga Eceran Tertinggi (HET).

Bahkan, ditengah keresahan petani terhadap kelangkaan dan tingginya harga pupuk bersubsidi, Bupati Agam H. Beny Warlis, Dt. Tan Batuah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Agam.

Berbagai langkah strategis dan koordinasi lintas sektor dilakukan guna memastikan pupuk tersedia dengan harga sesuai ketetapan pemerintah. Salah satu upaya penting yang dilakukan Bupati Benni adalah menggelar pertemuan khusus di Aula Kantor Bupati Agam pada Senin, 14 April.

Pertemuan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pihak Pupuk Indonesia, distributor, pengecer, penyuluh pertanian, hingga unsur terkait lainnya. Diskusi difokuskan pada solusi konkret atas permasalahan distribusi dan harga pupuk di tingkat lapangan.

Tidak berhenti di tingkat daerah, Bupati Benni juga melangkah lebih jauh dengan melakukan lobi langsung ke pemerintah pusat. Pada Rabu, 16 April, ia bertemu dengan Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si, serta Kepala Pokja Pupuk Bersubsidi, Sri Pujiastuti, SP., M.AP, di Jakarta. Hasil dari pertemuan tersebut menjadi angin segar bagi para petani di Agam, “Kementerian Pertanian menjamin bahwa pupuk tidak akan langka lagi. Ketersediaan pupuk saat ini cukup besar dan akan terus ditingkatkan,” ujar Bupati Benni.

Dijelaskan bahwa sistem alokasi pupuk kini tidak lagi mengacu pada alokasi tahun sebelumnya, melainkan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). “Berapa pun RDKK yang dimasukkan akan dapat dipenuhi langsung oleh Kementerian Pertanian melalui Pak Direktur,” tegasnya.

Langkah penguatan juga dilakukan melalui pengawasan distribusi dan harga. Pada Rabu, 14 Mei, Bupati Agam memimpin langsung rapat bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Agam dan perwakilan dari Pupuk Indonesia. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring lapangan yang dilakukan KP3 pasca rapat koordinasi sebelumnya.

Dalam rapat tersebut ditegaskan kembali komitmen bersama bahwa harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Agam tidak boleh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk pupuk Urea, HET adalah Rp2.250 per kilogram atau Rp112.500 per karung, sementara untuk NPK Ponska sebesar Rp2.300 per kilogram atau Rp115.500 per karung.

Namun, kenyataan di lapangan sempat menunjukkan adanya penjualan di atas HET. Menanggapi hal ini, Bupati Benni menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi distributor maupun pengecer untuk menaikkan harga karena seluruh komponen biaya operasional telah masuk dalam struktur HET. “Kalau ada yang jual lebih dari HET, segera laporkan ke KP3. Kita akan tindak,” tegas Bupati.

Upaya yang dilakukan pemerintah daerah pun mulai menunjukkan hasil. Pemilik kios UD Berkah Argo di Kecamatan Tanjung Mutiara yang berada di bawah naungan PT Tina Dimansraya menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Agam atas perjuangannya dalam menjamin distribusi dan penebusan pupuk bersubsidi sesuai HET.

“Terima kasih kepada Bupati Agam. Kini kami bisa menyalurkan pupuk sesuai HET, dan ini sangat membantu petani,” ungkap pemilik kios tersebut seperti relis yang diterima kaba12 dari Diskominfo Agam.

Langkah-langkah nyata ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, Pemerintah Kabupaten Agam serius dalam melindungi kepentingan petani dan menjamin keberlangsungan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

(HARMEN)

0Shares
Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi, Beny Warlis : Jual Diatas HET, Kita Tindak Tegas
To Top