Kaba Terkini

Puasa dan Kesehatan Paru

Oleh : dr. Elvera Susanti,SpP,FAPSR,FISR,CHAE RS Paru Sumatera Barat

Puasa yang kita lakukan menahan makan dan minum ,sering dihubungkan dengan masalah pencernaan,padahal puasa juga sangat bermanfaat untuk kesehatan paru.

Paru berfungsi utama sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan karbondioksida dalam tubuh manusia. karena fungsinya yang sangat penting itulah maka kita harus menjaganya agar bisa tubuh kita berfungsi optimal dalam menjalankan aktifitas sehari- hari.

Sesuai dengan ajaran dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 183 dan 184 serta dalam hadist Rasulullah SAW bersabda “Berpuasalah , niscaya kamu akan sehat” ( HR Tabrani)

Berikut beberapa manfaat puasa untuk kesehatan paru :
1. Puasa dapat membantu mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok.
Bagi perokok,bulan puasa dapat menjadi momentum yang tepat untuk mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok. Dengan menahan diri selama berpuasa dari merokok, maka paru akan memiliki kesempatan untuk memperbaiki fungsinya kembali
2. Peningkatan Kapasitas Paru :
Puasa dapat membantu meperbaiki volume paru,salah satu pemicunya diyakini berasal dari perbaikan berat badan menuju normal yang dilakukan selama berpuasa dapat membuat pernafasan lebih lega dan lancar. berkurangnya lemak berlebih dalam area tubuh terutama area perut,maka diafragma akan bergerak lebih leluasa sehingga kapasitas paru jadi meningkat, Demikian sebaliknya kalau kita terlalu kenyang saat berbuka maka diafragma tidak bisa bergerak leluasa sehingga kapasitas paru akan berkurang dan menimbulkan sesak.
3. Detoksifikasi dan Regenerasi Sel.
Saat berpuasa tubuh mengalami proses detoksifikasi, yaitu pembersihan racun- racun yang menumpuk. proses ini dapat membantu membersihkan sel sel paru yang rusak serta merangsang pembentukan sel sel baru.
4. Pengurangan Resiko Infeksi :
Puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh,sehingga denagn sistem imun yang kuat akan efektif melawan resiko infeksi termasuk resiko penyakit infeksi pada paru.
5. Mengurangi Peradangan :
Untuk mengurangi peradangan dalam tubuh termasuk dalam sistem pernafasan dimana peradangan kronis merupakan salah satu faktor resiko penyakit paru seperti Asma dan PPOK(Penayakit Paru Obstruktif Kronis)

Berikut tips dan trik menjaga kesehatan paru selama berpuasa:
1. Menjaga Hidrasi Tubuh
• Dengan memastikan minum minimal 8 gelas air putih antara berbuka dan sahur, ini penting untuk menjaga kelembaban saluran pernafasan dan membantu untuk mengencerkan lendir disaluran nafas sehingga mudah untuk dikeluarkan.
• Hindari minuman yang akan mendehidrasi tubuh dan saluran nafas seperti kafein yang terdapat dalam kopi dan teh,minuman bersoda dan pakai zat aditif lainnya.
2. Pola Makan Sehat
Perbanyak konsumsi sayuran serta buah yang mengandung vitamin serta kaya akan serat dan anti oksidan. Dlam hal ini seperti semangka,melon,jeruk, nenas,pepaya,apel,brokoli,wortel serta bayam dan sayuran berwarna lainnya.
• Hindari makan berlemak dan berminyak, karena dapat memicu produksi dahak berlebih dan memperburuk fungsi paru terutama saat berbuka dianjurkan yang pemanis alami seperti kurma
• Perhatikan asupan protein untuk memperbaiki dan membangun kembali jaringan paru yang rusak serta konsumsi karbohidrat yang berserat tinggi “wholegrain ” dianjurkan saat sahur untuk memberikan rasa kenyang lebih lama
3. Hindari Paparan Polusi
• Hindari paparan asap rokok baik pasif maupun aktif
• Hindari aktifitas diluar ruangan dan memakai masker saat polusi udara tinggi
4. Aktiftas Fisik
• Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga lebih baik saat menjelang berbuka atau setelah berbuka
• Hindari olahraga berat karena akan mengakibatkan dehidrasi dan memperburuk kondisi paru apalagi dalam cuaca panas diluar ruangan
5. Istirahat Yang Cukup
• Dengan tidur yang cukup dan berkualitas selama 7-8 jam sehari,untuk memulihak energi dan meningkatkan daya tahan tubuh
6.Perhatikan kondisi kesehatan paru, segera konsultasikan dengan dokter paru anda
• Terutama bagi penderita penyakit paru kronis seperti Asma dan PPOK untuk konsultasikan kembali terkait jadwal minum obat terutama pemakaian obat obat inhalasi ( hisap ), Oksigen dan obat rutin yang menyesuaikan selama berpuasa.
• Jika anda mengalami gejala batuk yang tidak kunjung sembuh, sesak nafas, nyeri dada serta demam.
Marilah bersama kita gunakan momentum puasa dibulan Ramadhan ini untuk terus meningkatkan ibadah serta meningkatkan kesehatan paru kita terutama untuk perokok aktif dan pasif agar kita bisa menghirup udara sehat dan paru kita berfungsi lebih optimal agar bisa beraktifitas optimal pula.- #salam sehat, sahabat paru

0Shares
To Top