Kaba Agam

Bpjamsostek Sasar Pekerja Bukan Penerima Upah, Wira Legawa : Jangan Sampai Terlambat

Lubukbasung,kaba12 — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Agam gencarkan sosialisasi program jaminan social ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah ke berbagai lini. Program jaminan social ini, menjadi salah satu terobosan baru untuk para pekerja mandiri .

Seperti sosialisasi yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Agam yang dipandu langsung Kepala Cabang Agam Wira Legawa didampingi Ichsan Divisi Jaminan Sosial Pekerja, dengan kalangan Pers di Kabupaten Agam di Kanara Kafe, Lubukbasung.

Sosialisasi yang difokuskan untuk mendorong seluruh pekerja bukan penerima upah, baik dari kalangan buruh, tukang ojek, pekerja perkebunan mandiri, petani, anggota kelompok tani, dan berbagai jenis usaha mandiri lainnya itu, tengah gencar dilakukan oleh bpjamsostek saat ini.

“Jangan sampai terlambat. Karena banyak manfaat dan jaminan social yang akan dinikmati para pekerja bukan penerima upah, “sebut Wira Legawa.

Wira Legawa menyebutkan, saat ini bpjamsostek membuka program jaminan social ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah, dengan sistim yang sangat mudah yakni hanya dengan berbekal NIK, KTP nomor ponsel dan email (jika ada) dengan jumlah iyuran yang relative terjangkau.

Untuk pekerja bukan penerima upah, maksimal bisa memanfaatkan 3 program layanan jaminan social, masing-masing Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan nominal pembayaran Rp.10.000 untuk upah minimal Rp.1 juta sebulan (1 persen), kemudian Jaminan Kematian (JKM) dengan pembayaran Rp.6.800 dan Jaminan Hari Tua dengan pembayaran Rp.20.000 ( 2 persen dari total gaji).

“Untuk proses menjadi peserta pun sangat mudah, cukup KTP dan nomor HP, kita akan langsung proses dan berjuta manfaat akan bisa dinikmati masyarakat, “sebutnya.

Wira Legawa membenarkan, saat ini, pihaknya mendorong optimalnya pelayanan pekerja bukan penerima upah atau peserta bpjamsostek mandiri, karena manfaat dan jaminan social yang akan diterima nyaris sama dengan kepesertaan program lain.

Bahkan, ulasnya saat ini di Kabupaten Agam saja tercatat sudah lebih dari 90.000 orang pekerja bukan penerima upah yang terdaftar sebagai peserta aktif bpjamsostek, “kami himbau warga, khususnya pekerja bukan penerima upah atau pekerja mandiri termasuk kalangan Pers untuk ikut aktif dalam program jaminan social ini, “ulas Kepala Cabang bpjamsostek Agam itu lagi.

(HARMEN)

0Shares
To Top