Sungaipua,kaba12 — Masjid Jami’ Galuang, Nagari Sungaipua, kecamatan Sungaipua mesjid kebanggaan dan bersejerah bagi warga Kabupaten Agam,mengalami kerusakan yang cukup serius akibat terjangan banjir bandang lahar dingin yang mendera Jorong Galuang,Nagari Sungaipua, Sabtu, (11/5) malam.
Beberapa ornament penting mesjid tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan lumpur lahan dingin, batu-batu besar dan bongkahan kayu yang dihanyutkan banjir bandang yang berasal dari sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi tersebut.

Selain mesjid Galuang, dampak kerusakan akibat banjir bandang lahar dingin itu sangat memilukan, tercatat 9 orang meninggal dunia, 2 warga hilang dan masih dalam proses pencarian, serta banyak yang menderita luka-luka akibat hantamam banjir bandang yang datang tiba-tiba tersebut.

Sekab.Agam H.Edi Busti didampingi Kadinas Kominfo Agam Satria yang mendatangi lokasi terdampak bencana di Jorong Galuang, Minggu, (12/5) mendapat laporan dari Ade Firmansyah Dt.Sinaro Intan, Walinagari Sungaipua, yang menyebutkan, wilayah Jorong Galuang merupakan kawasan terdampak parah akibat banjir bandang.

Selain mesjid Jami’ Galuang yang mengalami kerusakana, 15 rumah mengalami kerusakan bahkan 10 rumah hancur diterjang banjir bandang. Yang memprihatinkan, 9 warga di Jorong Galuang meninggal dunia akibat bencana tersebut, 1 orang masih dalam pencarian.
Ditambahkan, di Jorong Kapalo Koto,dampak banjir banjir menyebabkan 4 rumah hancur disapu banjir bandang, 9 rumah rusak berat, di jorong tersebut ada 5 orang korban jiwa, “ seluruh korban sudah ditemukan dan sudah dikuburkan keluarga bersama warga, “ ujar Ade Firmansyah Dt.Sinaro Intan.

Menanggapi kondisi itu, Sekab.Agam H.Edi Busti meyakinkan pihaknya bersama unsur terkait Pemkab.Agam dan jajaran Forkopimda Agam berupaya maksimal mengatasi dampak bencana yang terjadi, bahkan untuk penanganan di lapangan, tim gabungan akan segera menurunkan alat berat untuk proses pembersihan material banjir bandang serta penanganan lain.
Untuk memudahkan koordinasi, di Sungaipua dibangun posko khusus untuk penanganan warga terdampak dan pusat operasional kegiatan tim gabungan, yang diharapkan bersama warga bisa mempercepat proses pemulihan dampak kebencanaan yang terjadi.

Secara khusus, atas nama Pemkab.Agam, H.Edi Busti menyampaikan duka mendalam atas musibah yang melanda warga Sungaipua tersebut, “ bersama kita atasi dampak yang terjadi , “sebutnya.
(HARMEN)