Lubukbasung,kaba12 — Pasca bencana banjir bandang yang terjadi Sabtu, (11/5) yang mendera 4 kecamatan masing-masing Sungaipua, Canduang, Ampek Angkek dan IV Koto, yang menyebabkan dampak luar biasa, tidak hanya kerusakan sarana-prasana vital, tapi juga areal pertanian dan rumah penduduk.
Bahkan, yang memprihatinkan, dampak bencana dahsyat yang dipicu hujan lebat dengan durasi yang cukup panjang sepanjang Sabtu kemarin, juga menyebabkan 19 warga kabupaten Agam meningga, 10 orang warga Canduang dan 9 orang warga Sungaipua bahkan 2 warga masih dalam pencarian, dengan puluhan warga menderita luka-luka yang saat ini masih dalam perawatan.

Untuk penanganan darurat bencana, Bupati Agam sudah menetapkan status tanggap darurat dan membangun 3 posko penanganan pasca bencana di Bukik Batabuah, Canduang sebagai posko utama, di Sungai Pua dan di IV Koto, yang akan bertugas tidak hanya penanganan dampak kerusakan sarana tapi juga menangani para warga yang mengungsi akibat rumah mereka rusak.
Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan yang meninjau beberapa lokasi terdampak bencana sepanjang Minggu, (12/5) berharap, pihak berwenang dalam penanganan dampak bencana untuk mempercepat proses pemulihan di lapangan dengan memprioritaskan penanganan warga terdampak.

Disebutkan Dr.Novi Irwan, keprihatinan bersama atas musibah yang terjadi, harus diperlihatkan dengan dukungan penanganan dan bantuan untuk warga terdampak,” kita berharap, gerak cepat unsur gabungan penananan dampak bencana bisa membantu proses pemulihan kondisi di lapangan. Kita DPRD Agam memberi dukungan penuh penanganan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat terdampak, “ sebut Novi Irwan lagi.

Ketua DPRD Agam itu mengaku optimis, dengan komitmen tinggi yang diambil oleh pihak berwenang, proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan cepat, didukung berbagai komponen masyarakat termasuk kalangan perantau, “ mari, kita perlihatkan bersama tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian rang Agam terhadap warga kampung halaman yang terdampak musibah.Agam harus segera pulih, “ tegas Dr.Novi Irwan optimis.
( HARMEN )