Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri warman memberi apresiasi jajaran Kementerian Pertanian RI yang memberi tambahan alokasi pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia. Hal itu dikuatkan dengan surat Menteri Pertanian RI Nomor : B-51/SR.210/M/03/2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang penambahan alokasi pupuk bersubsidi.
Diyakinkan, penambahan alokasi pupuk bersubsidi secara nasional, termasuk di Kabupaten Agam akan memberi dampak luar biasa khususnya bagi kalangan petani, yang selama ini kesulitan untuk mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau, termasuk akan mendorong produktivitas pertanian dalam upaya swasembada yang ditargetkan kabupaten Agam.
Hal itu disebutkan Bupati Agam Dr.Andri warman, melalui Ir.Arief Restu, Kepala Dinas Pertanian Agam yang menyambut baik diterbitkannya surat Menteri Pertanian RI Nomor : B-51/SR.210/M/03/2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang penambahan alokasi pupuk bersubsidi, yang menurutnya menjadi angin segar bagi petani dan dunia pertanian di kabupaten Agam, apalagi menjelang lebaran tahun ini.

Dijelaskan, saat ini kalangan petani di kabupaten Agam sedang aktif dan menggeliatkan berbagai komoditi pertanian dan perkebunan, baik komoditas padi, jagung, sayur mayur, dan jenis komoditi lain yang selama ini menjadi andalan masyarakat dalam mendorong peningkatan kesejahteraan.
Diakui Arief Restu, beberapa waktu belakangan , kalangan petani dihadapkan pada beragam tantangan dalam mengembangan produksi pertanian, baik kondisi cuaca, dampak kebencanaan termasuk kelangkaan pupuk bersubsidi, yang diakui sangat berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian di daerah Kabupaten Agam.
Diyakinkan, dengan penambahan alokasi pupuk bersubsidi itu, akan memberi gairah tersendiri bagi para petani, tidak hanya dalam mendorong peningkatan hasil produksi berbagai komoditi pertanian, tapi juga kualitas produksi, mengingat pupuk menjadi salah satu factor penting yang selama ini diandalkan para petani.

Kadinas Pertanian Agam itu meyakinkan, pihaknya optimis dengan penambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Menteri Pertanian secara nasional itu, termasuk di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam, akan menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya bersama para petani untuk memaksimalkan produksi pertanian tahun ini.
Terkait dengan upaya pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi, di Kabupaten Agam sendiri, tegas Arief Restu akan lebih maksimal dalam pemantauan, pengawasan dan informasi penyaluran, yang melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat, termasuk kalangan Pers.
“ Kita berharap, motivasi baru dan gairah yang diberikan untuk para petani dengan penambahan pupuk bersubsidi itu, upaya pengawasan dan pengamanan akan semakin dipertetat, sehingga target penyaluran pupuk bersubsidi betul-betul tepat sasaran, “tegasnya.
(HARMEN)