Kaba Terkini

Dikejutkan Petir Menggelar, Seorang Petani Meninggal di Sawah

Lubukbasung, kaba12 — Diduga terkejut mendengar bunyi petir menggelegar Kamis, (4/1) sore, seorang petani bernama Syafri, (62) meninggal dunia di sawah di Simpang Ampek Mato Aia, Nagari Persiapan Surabayo Lubukbasung.

Korban diduga meninggal akibat serangan jantung usai dikejutkan suara petir yang menggelar saat hujan lebat disertai angin kencang mendera wilayah Lubukbasung.

Syafri ditemukan sudah tergeletak di sebuah pondok di sawah Simpang Ampek Mato Aia, Jorong Surabayo, sekitar pukul 15.15 WIB saat cuaca tengah hujan lebat disertai suara petir yang keras.

“Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung karena terkejut mendengar suara petir yang keras saat berada di sawah,” kata Kapolsek Lubukbasung AKP. Muswar Hamidi.

Dugaan meninggalnya korban akibat serangan jantung itu diperkuat dengan kondisi pondok tempat korban berteduh tidak ditemukan adanya bekas sambaran petir termasuk jenazah korban juga tidak mengalami luka bakar, seperti orang terkena sambaran petir 

Dijelaskan Kapolsek, korban ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Pak Tis (67), yang kemudian menginformasikan pada Aldi Feri (51), kedua saksi melihat korban didapati sudah tergeletak di sawah setelah bunyi petir besar yang menggelegar.

Disebutkan, saat kejadian hujan deras masih melanda wilayah Lubukbasung dan para saksi langsung menyampaikan hal itu pada keluarga korban.

” Korban kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Lubukbasung untuk penanganan medis. Setelah diperiksa oleh dokter pihak RSUD, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas AKP. Muswar Hamidi.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban disebutkan memiliki riwayat penyakit tensi tinggi dan pihak keluarga sudah menerima musibah kematian itu dengan ikhlas.

Jenazah korban diinformasikan akan dimakamkan Jumat besok di pandam pakuburan keluarga di Ujung Labuah, Nagari Persiapan Surabayo Lubukbasung.

(HARMEN)

0Shares
To Top