Pemkab Agam

Agam Miliki 92 Nagari, 13 Nagari Baru Masih Dalam Proses

Lubukbasung, kaba12 — Saat ini, di Kabupaten Agam tercatat sebanyak 92 nagari, dengan penambahan 10 nagari baru pasca pemekaran yang saat ini, ke 10 nagari baru tersebut,saat ini dalam proses pemilihan walinagari dalam Pilwana Serentak sistim e-votting .

Sementara, usulan 13 nagari baru hasil pemekaran yang diajukan Pemkab.Agam tahun lalu pada pemerintah pusat, masih dalam proses pembahasan, yang diharapkan bisa segera disetujui sesuai harapan dan aspirasi masyarakat.

Hal itu diungkap Sekab. Agam H.Edi Busti, saat menjamu kunjungan kerja Rezka Oktaberia, anggota Komisi II DPR RI dan Ditjen Direktur Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri diwakili Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemdes, Sriwahyu Febrianti Firman di Balairung kediaman resmi Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Selasa, (11/7).

Secara khusus Sekab.Agam yang didampingi Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM, para kepala OPD, camat dan Walinagari se kabupaten Agam itu mengucapkan terimakasih kepada Ditjen Pemdes Kemendagri dan Anggota DPR RI atas perhatian yang diberikan untuk Kabupaten Agam.

Dijelaskan, sebelumnya jumlah nagari di Kabupaten Agam 82 nagari, saat ini menjadi 92 nagari, setelah pemerintah pusat melalui Kemendagri menyetujui kode nagari untuk 10 naagri baru di kabupaten Agam, akhir tahun 2022 lalu.

Ditambahkan, tahun 2022 lalu, Pemkab.Agam juga mengusulkan penambahan 13 nagari baru, hasil pemekaran nagari pada pemerintah pusat, yang saat ini masih dalam proses pembahasan, “ kami berharap, usulan tersebut, menjadi salah satu agenda pembahasan Kemendagri bersama ibu Rezka Oktaveria, sehingga harapan yang sejak lama ditumpangkan masyarakat dengan direalisasikannya 13 nagari itu bisa terwujud dalam waktu dekat, “ulasnya.

Disisi lain, Edi Busti juga berharap, 10 nagari baru yang saat ini tengah menjalani proses pemilihan walinagari serentak di kabupaten Agam, yang dijadualkan tanggal 20 Juli mendatang, proses pemungutan suara dalam Pilwana Serentak 2023 sistim e-voting bisa tuntas, diharapkan bisa mendapat dukungan alokasi dana desa di tahun 2024.

-HARMEN-

0Shares
To Top