Bukittinggi, KABA12.com — Informasi mengejutkan kembali datang dari ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi.
Kali ini, Sekretaris Daerah, Yuen Karnova diketahui mengajukan cuti panjang terhitung 6 Juli 2021.
Kabar ini kembali menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, kenapa Yuen Karnova, yang notabene sudah 10 tahun lebih menjabat sebagai Sekda mengajukan cuti. Apakah ia mundur dari jabatan atau bagaimana.
Namun, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, ia mengatakan telah mengajukan cuti panjang kepada Wali Kota Bukittinggi, karena urusan keluarga.
Sekda Bukittinggi, Yuen Karnova, menjelaskan, dirinya telah mengajuian surat cuti kepada Wali Kota Bukittinggi pada tanggal 5 Juli 2021.
Cuti karena ada urusan keluarga itu, ia ambil terhitung tanggal 6 Juli hingga Oktober 2021 mendatang.
“Tidak mundur, saya cuma cuti, memang agak panjang karena ada urusan keluarga,” jelasnya.
Pengajuan cuti ini, lanjut Yuen, juga telah disampaikan kepada sebagian besar ASN di lingkungan Sekretariat Bukittinggi dan juga sejumlah kepala SKPD. Hal ini ditujukan agar tugas sebagai abdi negara tidak terganggu.
“Saya sudah sampaikan kepada ASN kalau saya mengambil cuti. Untuk itu, saya juga sudah berpesan, agar seluruh ASN dapat terus bekerja maksimal. ASN adalah profesi yang terikat dengan sistem pemerintahan. Mereka harus terus bekerja. Bekerjalah dengan baik. Bantu pimpinan dengan maksimal sesuai aturan,” ujarnya.
Yuen mengakui, saat ini kegiatan Pemko cukup padat dan membutuhkan seorang Sekda untuk mengayominya.
Menurutnya, kegiatan Pemko setiap bulannya cukup padat, semuanya bisa dikerjakan staf jajaran Pemko Bukittinggi.
“Sekarang yang cuti itu Yuen Karnova, sedangkan jabatan Sekda tetap ada. Artinya, walaupun Yuen Karnova tidak ada, namun kegiatan Pemko tetap berjalan dengan Plh Sekda yang akan ditunjuk Walikota. Jadi tidak akan terganggu jalannya kegiatan Pemko Bukittinggi yang telah teragendakan,” ungkapnya.
Ketika ditanya, masa cuti panjang ini, akan dilanjutkan dengan persiapan pensiun, Yuen Karnova menyebutkan melihat perkembangan nantinya. Sebab masa cutinya berakhir pada Oktober 2021.
“Menjelang Oktober itu, tentu ditimbang timbang, apakah diteruskan ataupun mengambil pensiun. Yang jelas sekarang ini fokus untuk mengurus masalah keluarga dulu,” tambah Yuen.
Pengajuan cuti panjang atau cuti besar, sebelumnya juga dilakukan Asisten I Serdako, Nofrianto CH.
Mantan Kadis LH itu, telah mengajukan cuti terhitung 25 Juni 2021 dan Rismal Hadi, ditunjuk sebagai Plt Asisten I Setdako Bukittinggi.
(Ophik)