Bukittinggi, KABA12.com — Merespon keluhan masyarakat, terkait layanan kartu brizzi, Anggota DPRD Bukittinggi, turun ke lapangan, Senin (29/03). Keluhan itu terkait layanan kartu Brizzi di lokasi Parkir Pasa Ateh.
Ketua Komisi 2 DPRD Bukittinggi, Nofrizal Usra, menjelaskan, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, Anggota DPRD Bukittinggi komisi 2 dan 3 melakukan sidak ke lapangan. Hal ini terkait adanya keluhan yang timbul dari masyarakat mengenai layanan kartu Brizzi di lokasi parkir.
“Ada keluhan tentang parkir di gedung parkir yang menggunakan kartu brizzi. Tapi setelah ditinjau ke lapangan, data yang dikeluhkan kurang akurat, lokasi di mana dan waktu kejadian,” ujarnya.
Lebih lanjut, dari hasil sidak itu, Anggota DPRD meminta penjelasan tentang layanan parkir dengan menggunakan kartu Brizzi. Untuk gedung parkir depan DPRD, pengelolaannya langsung dari Dishub dan tidak merasa adanya persoalan. Sedangkan gedung parkir Pasa Ateh, dikelola oleh pihak ketiga dan anggota dewan pun belum mendapatkan penjelasan secara detail.
“Untuk tindak lanjutnya, kami akan dipanggil kepala dinas terkait agar bisa memberikan penjelasan. Kami akan panggil dalam waktu dekat,” tegas Nofrizal Usra.
Sementara, Ketua Komisi I DPRD Bukittinggi, Shabirin Rahmat, yang juga ikut dalam kegiatan itu, menyampaikan, salah satu tujuan dari sidak, untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Dalam hal ini, persoalan perlindungan konsumen.
“Ini kan judulnya dalam rangka perlindungan konsumen juga. Tapi kami berharap pengelola Brizzi tidak kaku. Satu kartu bisa untuk membayar parkir lebih dari satu kendaraan. Dan diharapkan juga pihak terkait untuk menjelaskan nantinya melalui komisi terkait,” pungkasnya.
Sebelumnya, beberapa hari terakhir, muncul di media sosial keluhan masyarakat tentang layanan brizzi. Setelah membeli kartu brizzi, mesin rusak dan yang pengunjung diminta membayar secara manual.
(Ophik)