Kaba Pemko Bukittinggi

9 Titik Rawan Banjir dan Longsor Bukittinggi dan Agam Timur

Bukittinggi, KABA12.com — Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi, ada sembilan titik lokasi yang rawan terjadi banjir dan longsor disaat musim penghujan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra, mengatakan, sembilan titik itu lima diantaranya di Kota Bukittinggi dan tiga daerah lainnya di Kabupaten Agam bagian timur.

“Lima titik di Bukittinggi meliputi lokasi Pasar Bawah, Barumbuang, Pintu Kabun, Tarok, dan Pulai Anak Aia. Sedangkan tiga di Kabupaten Agam bagian timur meliputi Ngarai Sianok, Malalak, Palupuah, dan Baso,” terangnya.

Menurut Ibentaro Samudra, untuk lima titik di Bukittinggi rentan terjadi banjir jika hujan deras mengguyur kawasan itu, ditambah satu lokasi Ngarai Sianok yang merupakan perbatasan antara Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, yang masuk kategori rawan longsor.

“Sedangkan untuk tiga kawasan di Kabupaten Agam bagian timur seperti Ngarai Sianok, Malalak, Baso, dan Palupuah rawan terjadi tanah longsor, mengingat sejumlah titik di kawasan itu memiliki tebing, sehingga dapat menyebabkan pergerakan tanah yang berpotensi mengakibatkan longsor,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, menyebutkan, untuk mengantisipasi bencana itu pihaknya menyiagakan personil pada tujuh Polsek di wilayah kerja selama 24 jam.

“Personil tersebut nantinya bisa diperbantukan dalam menangani bencana, termasuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait, terutama apabila bencana terjadi,” ujarnya.

Disamping itu sambung Iman Pribadi Santoso, pihak BPBD juga menyiagakan posko bencana, serta menyiapkan alat berat jika kondisi bencana membutuhkan penanganan cepat.

(Ophik)

0Shares
To Top