Kaba Bukittinggi

600 Petak Toko di BTC Menunggak PBB Hingga Rp 216 juta lebih

Bukittinggi, KABA12.com — Lebih kurang 600 petak toko yang ada di Banto Trade Centre (BTC) atau Pasar Banto menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) semenjak tahun 2009 sampai tahun 2019 ini, dengan total tunggakan mencapai Rp 216 juta lebih.

Kabid Pendapatan, Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Nofri Syamsi, menjelaskan, 600 petak toko itu sama dengan 600 Wajib Pajak dan untuk ke 600 wajib pajak itu masih menjadi tanggungjawab PT. Citicon Mitra Bukittinggi selaku Investor pembangunan BTC pada tahun 2007 yang lalu.

“Untuk satu petak toko atau untuk satu wajib pajak harus membayar PBB nya sebesar Rp 364.280,- per tahun. Selama 10 tahun atau dalam kurun waktu 2009 sampai 2019 atau total tunggakan PBB BTC selama 10 tahun sebesar Rp 216 juta lebih,” jelasnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk memungut tunggakan PBB itu. Bidang Pendapatan juga telah memberikan teguran tertulis, namun belum juga dibayarkan “Upaya selanjutnya, kami pasang spanduk besar di BTC tentang pengumuman Peringatan tunggakan PBB ini dan untuk tindakan selanjutnya, tengah kita bahas,” ungkap Nofri Syamsi.

PT. Citicon Mitra Bukittinggi tidak saja menunggak PBB, namun juga untuk Retribusi IMB Pembangunan BTC itu sampai sekarang juga belum dilunasi. “Untuk itu kita berharap kepada pihak PT.Citicon Mitra Bukittinggi untuk dapat segera melunasi berbagai tunggakannya itu,” tutup Nofri Syamsi

(Ophik)

To Top